News . 06/09/2026, 18:40 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian | Editor : Rikhi Ferdian
TANGERANG, FIN.CO.ID - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang mulai membatasi aktivitas di luar ruangan bagi siswa di sekolah. Langkah antisipatif ini diambil menyusul adanya sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang mulai berdampak ke wilayah Kabupaten Tangerang.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Supriyadi, menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan para peserta didik serta tenaga pendidik menjadi prioritas utama. Untuk itu, pihak dinas telah mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh satuan pendidikan.
"Sementara kita masih imbau pakai masker, dan membatasi acara-acara di luar ruangan," ujar Supriyadi saat dikonfirmasi, Minggu (6/9/2026).
Supriyadi menjelaskan bahwa proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) saat ini masih berjalan secara tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat. Kendati demikian, pihak dinas terus memantau situasi di lapangan secara dinamis.
Jika kondisi paparan abu vulkanik memburuk dan membahayakan kesehatan, opsi pengalihan metode belajar siap diterapkan.
"Tetapi tetap mengikuti perkembangan, tidak menutup kemungkinan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)," tambahnya.
Hingga saat ini, Dinas Pendidikan terus menjalin komunikasi intensif dengan instansi teknis lainnya untuk mendapatkan data pergerakan abu yang akurat agar keputusan yang diambil tepat sasaran dan terukur.
"Dinas Pendidikan juga terus berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait dan memantau perkembangan kondisi udara serta informasi resmi mengenai sebaran abu vulkanik. Kebijakan pembelajaran akan dievaluasi sesuai perkembangan situasi," pungkas Supriyadi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media