Bola . 05/09/2026, 19:58 WIB

Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta, Pelatih Persita Sesalkan Lengah di Menit Akhir

Penulis : Rikhi Ferdian  |  Editor : Rikhi Ferdian

TANGERANG, FIN.CO.ID - Persita Tangerang harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang dengan skor 1-1 oleh tuan rumah PSIM Yogyakarta dalam laga perdana BRI Super League 2026/27 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu, 5 September 2026 sore.

Sempat unggul terlebih dahulu, kemenangan Pendekar Cisadane buyar akibat tekanan masif kubu tuan rumah di menit-menit akhir pertandingan.

Dalam sesi post-match press conference, Kepala Pelatih Persita Tangerang, Coach Carlos Pena, mengaku tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya lantaran anak asuhnya sudah sangat dekat untuk mengamankan poin penuh.

"Kami tidak bisa sepenuhnya bahagia dengan hasil satu poin ini karena kami sudah sangat dekat untuk mendapatkan 3 poin," ujar Carlos Pena kepada awak media, Sabtu (5/9) sore WIB.

Juru taktik tersebut memaparkan bahwa skuat Pendekar Cisadane sempat kehilangan kendali permainan memasuki fase krusial babak kedua. Agresivitas tim tuan rumah yang menumpuk banyak pemain di lini depan membuat barisan pertahanan Persita kelimpungan.

"Mereka menekan banyak, terutama dalam 20 menit terakhir dengan menempatkan banyak pemain di depan. 20 menit terakhir memang lawan melakukan push ke depan, dan sangat sulit untuk memblokir serta mengawasi semua pemain mereka. Kami sedikit kesulitan mengontrol itu," tambahnya.

Peluang Emas yang Hilang

Carlos Pena juga menyayangkan satu peluang emas yang didapatkan oleh legiun asingnya, Pablo Gannet, sesaat setelah Persita unggul. Menurutnya, andai peluang bersih tersebut berbuah gol, jalannya sisa laga akan jauh berbeda.

"Tepat setelah gol kami, kami memiliki peluang yang sangat bersih dari Pablo. Itu adalah momen terbaik kami di pertandingan tersebut. Jika kami bisa mencetak gol di saat itu, mungkin kami bisa pulang dengan 3 poin," sesal pelatih asal Spanyol tersebut.

Kendati gagal menang, Carlos Pena tetap mengapresiasi kerja keras skuatnya. Pasalnya, mencuri poin di markas lawan bukanlah perkara mudah, terlebih ia harus menurunkan sejumlah pilar baru, termasuk talenta muda berumur 19 tahun.

"Tidak gampang mendapatkan 1 poin di laga away ini. Beberapa pemain memainkan pertandingan pertama mereka di Indonesia. Kami bahkan bermain dengan pemain berusia 19 tahun yang jam terbangnya minim. Leon Marrin juga main penuh 90 menit hari ini padahal baru berlatih 3 hari bersama kami," jelasnya.

Menanggapi pertanyaan wartawan mengenai peta kekuatan tim lawan dibandingkan musim lalu, Carlos Pena menegaskan tidak banyak perubahan signifikan dari gaya bermain musuh mereka.

"Mereka bermain persis sama seperti musim lalu. Mereka hanya mengubah bek kiri, gelandang (midfielder), dan striker, tetapi sisa pemain lainnya masih sama," ulas Carlos Pena.

Ia memuji lini pertahanan kokoh yang digalang oleh rekrutan anyar ferreira Dos Santos yang dinilai tampil solid meski baru bergabung selama 4 hari di Tangerang.

"Dia baru sampai di Tangerang hari Selasa dan latihan 4 kali, tapi dia tampil luar biasa seolah sudah ada sejak awal preseason. Dia tidak canggung atau gugup," pungkasnya.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com