News . 06/09/2026, 19:37 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian | Editor : Rikhi Ferdian
TANGERANG, FIN.CO.ID – Sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan mulai meluas dan mengepung sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang. Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan wajib menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Imbauan penting ini disampaikan langsung oleh Bupati Maesyal Rasyid pada Minggu, 6 September 2026, demi meminimalisir risiko gangguan kesehatan warga akibat paparan partikel abu vulkanik yang terbawa angin hingga ke wilayah Tangerang.
Maesyal Rasyid membenarkan bahwa dampak erupsi Gunung Anak Krakatau kini sudah mencapai wilayahnya. Fenomena ini ia buktikan sendiri dari adanya endapan debu tipis yang menempel di area permukiman hingga kendaraan roda empat milik warga pada pagi hari.
“Ya, memang betul. Jadi abu vulkanik Krakatau ini dengan erupsinya sampai ke Tangerang. Buktinya tadi pagi saya bangun, keluar, ternyata itu banyak debu-debu yang ada di atas genteng, di atas kap mobil dan juga ada beberapa tempat yang memang banyak debunya itu dari Krakatau,” ujar Bupati Maesyal Rasyid kepada awak media, Minggu (6/9/2026).
Melihat kondisi udara yang mulai terdampak, ia meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak meremehkan situasi, khususnya ketika harus beraktivitas di luar rumah. Penggunaan masker dinilai menjadi proteksi utama yang sangat krusial saat ini untuk mencegah masuknya partikel berbahaya ke saluran pernapasan.
“Oleh karenanya, pada momentum hari ini, kami atas nama pemerintah daerah mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang supaya lebih hati-hati lagi. Dan kalau beraktivitas ke mana-mana menggunakan masker untuk menghindari menghirup abu vulkanik tersebut,” tegasnya.
Lebih lanjut, Maesyal Rasyid juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tangerang untuk bersama-sama memanjatkan doa agar aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau bisa segera mereda, sehingga tidak menimbulkan dampak atau bencana yang lebih meluas.
“Yang jelas, setiap hari sekarang kita harus menggunakan masker sementara ini saat aktivitas di luar. Kita ingin semuanya sehat, semuanya sukses, dan panjang umur,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Tangerang menekankan agar masyarakat tidak panik dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Warga diminta untuk tetap tenang, meningkatkan kesiapsiagaan, serta selalu memantau perkembangan terkini dari kanal informasi resmi pemerintah.
"Kami dari Pemerintah Kabupaten Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari instansi terkait mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik," pungkasnya.
Pemerintah daerah bersama dinas terkait kini tengah memantau situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan otoritas penanggulangan bencana guna mengantisipasi dampak lanjutan dari sebaran debu vulkanik ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media