Ketua DPRD Sebut PBB dan BPHTB Jadi Penopang Utama PAD Kabupaten Tangerang
Ilustrasi Pajak (Ist)
TANGERANG, FIN.CO.ID - Sektor pajak hingga saat ini masih menjadi tumpuan utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tangerang. Di antara berbagai sumber pendapatan yang ada, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) tercatat sebagai penyumbang kontribusi terbesar.
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud, mengungkapkan bahwa kedua sektor pajak tersebut menunjukkan performa yang sangat signifikan dalam menyokong keuangan daerah.
"Kalau kita peringkat, yang menjadi paling utama itu tentu dari PBB dan BPHTB. Ketiga dari opsen, berikutnya itu dari pajak restoran dan hotel," kata Muhamad Amud, Sabtu 29 Agustus 2026.
Amud membeberkan, realisasi penerimaan dari PBB dan BPHTB dalam beberapa tahun terakhir bahkan sukses menembus angka fantastis, yakni sekitar Rp1 triliun.
Baca Juga
Selain PBB dan BPHTB, Amud juga menyoroti sektor restoran, hotel, jasa, serta perdagangan. Sektor-sektor ini dinilai memiliki prospek pertumbuhan yang sangat besar seiring dengan menjamurnya pusat ekonomi baru di wilayah Kabupaten Tangerang, baik di kawasan selatan maupun utara.
"Karena kita tahu Kabupaten Tangerang ini tumbuh dan sedang berkembang menjadi pusat-pusat ekonomi yang baru. Di sekitar itu tumbuh pusat jasa, kuliner, dan sebagainya," tuturnya.
Melihat potensi yang begitu besar, politisi ini meminta agar Pemkab Tangerang tidak lengah dan terus melakukan optimalisasi berbagai sumber PAD. Langkah ini krusial untuk memperkuat kemampuan fiskal daerah menyongsong tahun anggaran 2027.
Menurut Amud, penguatan PAD akan berdampak langsung pada akselerasi program pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik di ranah lokal.
"Dengan semakin besarnya PAD kita, ini tentu akan memberikan dampak positif terhadap program-program pembangunan daerah yang ditujukan untuk kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang. Infrastruktur dan pembangunan yang lain-lainnya," pungkas Amud.