Sabtu, 29 Agustus 2026
--°C --
-- · --
News

Pembebasan Lahan Underpass Bitung Tangerang Telan Anggaran Rp 111 Miliar

RF
Tim Redaksi
29/08/2026, 11:02 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi tangerangraya.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Pembebasan Lahan Underpass Bitung Tangerang Telan Anggaran Rp 111 Miliar

Sekda Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja (dok)

TANGERANG, FIN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelontorkan anggaran sebesar Rp111 miliar demi memuluskan proyek pembangunan Underpass Bitung. Dana fantastis tersebut dialokasikan khusus untuk pembebasan lahan di sekitar area pembangunan guna mengatasi kemacetan lalu lintas kronis dan meningkatkan konektivitas wilayah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, mengungkapkan bahwa proyek infrastruktur ini merupakan wujud sinergi nyata antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Dalam kolaborasi tersebut, Pemkab Tangerang bertanggung jawab penuh terhadap penyediaan lahan.

"Proyek ini merupakan kolaborasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Pemerintah daerah di sini dalam hal penyediaan lahannya," ujar Soma Atmaja kepada awak media, dikutip Sabtu, 29 Agustus 2026.

Soma menjelaskan, proses ganti rugi lahan tersebut mencakup puluhan warga yang terdampak langsung oleh jalur proyek. Berdasarkan data teknis, total luas lahan warga yang dibebaskan mencapai 11.257 meter persegi atau sekitar 1,1 hektare.

"Terdiri dari lahan warga sebanyak 98 warga yang kita bebaskan. Kira-kira biayanya sekitar 111 miliar," jelas Soma.

Selain area pemukiman warga, pembebasan lahan juga bersinggungan dengan aset milik PT Pertamina karena masuk dalam peta Penetapan Lokasi (Penlok). Beruntung, koordinasi antar-instansi berjalan mulus sehingga lahan milik BUMN tersebut tidak membutuhkan skema pembayaran ganti rugi seperti lahan komersial warga.

"Ada lagi lahan Pertagas ya Pertamina, yang alhamdulillahnya ini tidak harus dibebaskan karena ya BUMN. Ini jadi alhamdulillah kolaborasi antar pihak ini berjalan dengan baik," tambahnya.

Hingga saat ini, progres fisik pembangunan Underpass Bitung dilaporkan sudah menyentuh angka sekitar 50 persen. Pemkab Tangerang menargetkan proyek ini rampung sepenuhnya dan mulai beroperasi pada Februari 2027, sehingga dapat digunakan sebagai jalur mudik masyarakat sebelum perayaan Idul Fitri.

"Insya Allah sebelum lebaran. Mudah-mudahan bulan Februari ini bisa selesai, jadi masyarakat bisa memanfaatkan ini dengan sebaik-baiknya," pungkas Soma.

Bagikan Artikel
Rikhi Ferdian
Rikhi Ferdian
Penulis
FIN Biro Tangerang Raya