Minggu, 21 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Strategi Humanis Polisi Wujudkan Wilayah Kondusif Lewat Jumat Curhat

RF
Tim Redaksi
20/06/2026, 13:05 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi tangerangraya.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Strategi Humanis Polisi Wujudkan Wilayah Kondusif Lewat Jumat Curhat

Polsek Tigaraksa bersama warga usai melaksanakan program Jumat Curhat. (Rikhi Ferdian)

Kedua, ancaman pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang memanfaatkan kelengahan warga. Menariknya, analisis kepolisian menemukan sebuah paradoks psikologis di tengah masyarakat, yakni soal kelengahan situasional. Warga yang terlanjur menganggap lingkungan mereka aman sering kali menjadi karpet merah bagi para pelaku kejahatan. Motor diparkir di teras rumah atau pinggir jalan tanpa pengaman tambahan hanya karena merasa situasi "sudah biasa aman".

Melalui program Jumat Curhat, Polsek Tigaraksa membedah anatomi kejahatan situasional ini. Solusi paling taktis, berbiaya rendah, namun berdampak tinggi yang terus dikampanyekan adalah pemasangan kunci ganda mandiri. Secara teknis kriminalitas, kunci ganda terbukti efektif mempersulit ruang gerak pelaku, mengulur waktu eksekusi di lapangan, dan secara psikologis menggagalkan niat pelaku karena risiko tertangkap cukup tinggi.

Selain itu, Polsek Tigaraksa juga mengajak warga untuk memperkuat sistem deteksi dini melalui pengaktifan kembali Pos Satkamling di lingkungan RT dan RW serta mendorong untuk memaksimalkan penggunaan CCTV lingkungan, guna mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan.

Ketiga, peredaran obat-obatan terlarang tipe G yang mengintai masa depan generasi muda di pelosok desa. Polsek Tigaraksa menegaskan tidak akan memberi ruang bagi para pengedar. Penanganan dari hulu dilakukan dengan memperketat pengawasan terhadap toko-toko obat ilegal berkedok kios kosmetik, sementara penanganan di hilir difokuskan pada sosialisasi masif mengenai bahaya narkotika kepada kelompok-kelompok pemuda desa.

Advertisement

Warga juga didorong untuk menjadi agen informasi yang berani melaporkan indikasi aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka. Sinergi ini memastikan bahwa upaya pemberantasan narkoba bukan lagi sekadar beban di pundak aparat, melainkan gerakan bersama untuk menyelamatkan generasi muda dari kehancuran moral.

Manifestasi Pemolisian Modern yang Humanis

Ketika matahari mulai condong ke barat dan cangkir-cangkir kopi di meja Balai Warga mulai mengering, sebuah kesadaran baru telah lahir. Keamanan sebuah wilayah urban tidak lagi diukur dari seberapa kokoh jeruji penjara atau seberapa sering sirine berbunyi, melainkan dari seberapa erat rasa saling percaya yang terbangun antara negara dan warganya.

Kegiatan Jumat Curhat telah membuktikan bahwa menjaga Kamtibmas bukan sekadar pemenuhan tugas kedinasan. Program ini adalah manifestasi nyata dari filosofi pemolisian modern yang humanis; sebuah ikhtiar kultural untuk merawat kedamaian dari halaman rumah warga, dimulai dari satu tindakan sederhana yang sering kali terlupakan yaitu kesediaan untuk duduk bersama dan mendengarkan.

Bagikan Artikel
Rikhi Ferdian
Rikhi Ferdian
Penulis
FIN Biro Tangerang Raya