Rabu, 02 September 2026
--°C --
-- · --
News

125 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Terdampak Kekeringan

RF
Tim Redaksi
02/09/2026, 18:47 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi tangerangraya.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
125 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Terdampak Kekeringan

Ilustrasi kekeringan melanda sejumlah wilayah Indonesia termasuk DIY dampak dari fenomena El Nino 2026.Foto:ig@brin_indonesia

TANGERANG, FIN.CO.ID – Sebanyak 125,75 hektare sawah di 16 kecamatan di Kabupaten Tangerang dilaporkan terdampak kekeringan. Data tersebut berdasarkan hasil pemantauan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Provinsi Banten hingga 27 Agustus 2026.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono, mengatakan lahan pertanian yang terdampak tersebut tersebar cukup luas di 44 desa.

“Luasan areal pertanian terdampak di Kabupaten Tangerang seluas 125,75 hektare. Data tersebut per 27 Agustus 2026,” ujar Ujang, Rabu, 2 September 2026.

Tanaman padi yang terdampak merupakan sejumlah varietas yang banyak dibudidakan petani setempat, di antaranya Inpari dan Ciherang.

Menurut Ujang, angka tersebut masih berpotensi bertambah karena pemerintah daerah bersama jajaran terkait masih melakukan inventarisasi dan pendataan di lapangan, serta memantau perkembangan prakiraan cuaca dari BMKG.

Untuk menjaga keberlangsungan produksi pertanian dan membantu petani yang mengalami kerugian akibat puso, Pemkab Tangerang berkolaborasi dengan Kementerian PU dan Kementan guna menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung pengairan

Sejumlah program yang disiapkan antara lain IRPOM, IRPIP, JIAT, serta program PM-AAS. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan benih pengganti bagi petani yang tanaman padinya mengalami gagal panen.

"Program itu untuk membantu petani untuk mempercepat pemulihan lahan pertanian yang mengalami gagal panen," kata Ujang.

Bagikan Artikel
Rikhi Ferdian
Rikhi Ferdian
Penulis
FIN Biro Tangerang Raya