Senin, 06 Juli 2026
--°C --
-- · --
News

Menteri LH Jumhur Hidayat Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin, Titik Panas Sisa 3,6 Persen

RF
Tim Redaksi
05/07/2026, 18:35 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi tangerangraya.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Menteri LH Jumhur Hidayat Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin, Titik Panas Sisa 3,6 Persen

Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jumhur Hidayat, saat meninjau langsung lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin. (Rikhi Ferdian)

TANGERANG, FIN.CO.ID – Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jumhur Hidayat, meninjau langsung lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Minggu (5/7/2026). Dalam kunjungannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemadaman.

Berdasarkan hasil pemantauan menggunakan teknologi thermal, kondisi kebakaran di TPA Jatiwaringin menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

"Alhamdulillah, berdasarkan laporan dari berbagai stakeholder dan hasil pemantauan thermal, kondisi kebakaran di TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang mengalami perbaikan yang sangat baik. Jika sebelumnya tingkat panas yang terdeteksi mencapai sekitar 70 persen, saat ini sudah berada di bawah 4 persen," ujar Jumhur di lokasi, Minggu (5/7/2026).

Jumhur menegaskan capaian ini merupakan hasil kolaborasi kuat antara pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Tangerang, BNPB, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, serta seluruh unsur di lapangan. Proses pemadaman dilakukan secara menyeluruh mulai dari udara melalui water bombing, jalur darat menggunakan armada pemadam, hingga penyuntikan langsung ke dalam timbunan sampah oleh tim Manggala Agni.

"Kami mengapresiasi BNPB, Bupati Tangerang beserta seluruh jajarannya, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, serta berbagai pihak yang telah mengerahkan seluruh kemampuan dan teknologi yang dimiliki," katanya.

Saat ini, area yang masih membara hanya tersisa sekitar 3,6 persen. Jumhur optimistis seluruh titik panas dapat segera dituntaskan dalam waktu dekat agar kondisi benar-benar terkendali.

Ia juga mengingatkan bahwa peristiwa ini harus menjadi pembelajaran penting bagi seluruh pemerintah daerah di Indonesia untuk memperkuat langkah mitigasi dan pencegahan kebakaran di TPA masing-masing, terutama saat memasuki musim kemarau.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menjelaskan bahwa memasuki hari keenam penanganan, Pemkab Tangerang terus mengintensifkan operasional pemadaman. Operasi water bombing menggunakan helikopter BNPB sendiri telah memasuki hari keempat dan terbukti efektif menekan titik api yang sulit dijangkau.

Meski kondisi membaik, Bupati mengungkapkan masih terdapat kemunculan asap di bagian barat lokasi akibat angin kencang. Pihaknya telah menyiagakan camat, kepala desa, puskesmas, hingga opsi evakuasi warga jika diperlukan.

"Dinas Kesehatan bersama Puskesmas terus memantau intensif kesehatan masyarakat yang terdampak paparan asap," ucapnya.

Terkait rencana Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan, Pemkab Tangerang telah berkoordinasi dengan BMKG. Namun, hasil kajian sementara menunjukkan kondisi awan saat ini belum memenuhi syarat untuk pelaksanaan TMC.

Maesyal menambahkan, peristiwa kebakaran TPA Jatiwaringin ini telah resmi ditetapkan sebagai kondisi darurat melalui Surat Keputusan Bupati demi mempercepat dukungan penanganan. "Sebagai langkah jangka panjang, Pemkab Tangerang menyiapkan program mitigasi berupa penyiraman rutin secara komprehensif di area TPA meskipun api telah padam sepenuhnya," tandasnya.

Bagikan Artikel
Rikhi Ferdian
Rikhi Ferdian
Penulis
FIN Biro Tangerang Raya