Pemkab Tangerang Fokus Jaga Iklim Investasi dan Kesejahteraan Buruh
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja saat menghadiri CEO Gathering & Economic Outlook 2026 bersama Apindo Banten. (Rikhi Ferdian)
TANGERANG, FIN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berkomitmen penuh menjaga iklim investasi yang kondusif dengan menghadirkan kepastian hukum serta pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan.
Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja. Menurutnya, Kabupaten Tangerang saat ini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi utama di Provinsi Banten berkat pertumbuhan masif di sektor industri, perdagangan, dan jasa.
Soma menjabarkan, pertumbuhan wilayah yang pesat ini tidak lepas dari kontribusi besar dan peran nyata para investor serta dunia usaha. Terlebih, porsi belanja pemerintah daerah memiliki keterbatasan.
"Ruang pembangunan terbesar diserahkan kepada para pelaku usaha untuk bersama-sama membangun bangsa," ujar Soma Atmaja saat menghadiri kegiatan CEO Gathering & Economic Outlook 2026 bersama Apindo Banten, dikutip Sabtu, 4 Juli 2026.
Meski demikian, Soma mengingatkan bahwa kesuksesan investasi tidak boleh hanya diukur dari besaran modal yang masuk atau megahnya pabrik yang berdiri. Hal yang jauh lebih esensial adalah dampak langsungnya bagi kesejahteraan masyarakat.
"Manfaat nyata dari investasi itu diwujudkan melalui terbukanya lapangan pekerjaan baru, meningkatnya kesempatan berusaha bagi sektor UMKM, tumbuhnya ekonomi lokal, serta meningkatnya kesejahteraan para pekerja dan buruh," tegasnya.
Ia menambahkan, buruh dan pekerja merupakan bagian tidak terpisahkan yang setiap hari menggerakkan roda produksi sekaligus menentukan daya saing daerah.
Lebih lanjut, Soma meyakini hubungan industrial yang harmonis hanya akan tercipta jika pemerintah, pengusaha, dan pekerja saling memahami peran masing-masing melalui dialog yang sehat.
Melalui regulasi dan pelayanan yang baik dari pemerintah, dunia usaha akan terus terstimulasi untuk berinovasi. Di sisi lain, pekerja memperoleh kesempatan kerja layak, perlindungan optimal, dan kesejahteraan yang meningkat.
"Forum tanpa sekat seperti ini sangat penting untuk meruntuhkan ego sektoral, memperkuat silaturahmi, dan membangun kepercayaan (trust) yang melahirkan kolaborasi kuat," pungkasnya.