News . 17/06/2026, 12:48 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian | Editor : Rikhi Ferdian
fin.co.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 16.500 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah tersebut belum terpasang.
16.500 PJU yang belum terpasang itu tersebar di 137 ruas jalan yang berada di Kabupaten Tangerang.
Kepala Dishub Kabupaten Tangerang, Jainudin mengatakan, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama untuk memenuhi kebutuhan pemasangan PJU di wilayah tersebut. Menurutnya, pemasangan PJU menjadi sesuatu yang sangat krusial guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
"Kita butuh kurang lebih di angka 16.500 titik untuk pemasangan penerangan jalan umum (PJU)," ujar Jainudin, dikutip Rabu 17 Juni 2026.
Menurutnya, terbatasnya anggaran menjadi kendala utama dalam melengkapi sarana Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik jalan. Ia menjelaskan, hal tersebut pemerintah daerah hanya bisa memasang 1.500 sampai 1.600 unit PJU per tahun, sehingga pemenuhannya harus dicicil secara bertahap.
"Untuk anggaran selalu kita usulkan ke DPRD setiap tahunnya. Tapi kita paham Kabupaten Tangerang itu luas, ada 29 kecamatan," jelasnya.
Jainudin menyebut, alokasi dana untuk sarana dan prasarana perhubungan yang setiap tahunnya dianggarkan sekitar Rp50 miliar. Kendati demikian, lebih dari separuh anggaran tersebut dialokasikan untuk membayar tagihan listrik PJU yang telah berdiri.
"Untuk bayar rekening listrik PJU itu besaran tiap tahunnya Rp28 miliar. Sementara untuk dalam rangka pembangunan itu dialokasikan tiap tahunnya di angka Rp15 hingga Rp20 miliar," ungkapnya.
Dengan kemampuan anggaran yang terbatas, Jainudin memperkirakan pemenuhan 16.500 titik PJU baru akan memakan waktu hingga 25 tahun apabila tidak ada alokasi tambahan anggaran.
"Andaikan ini kebutuhan 16.000 titik yang harus dipasang, dan tiap tahun cuman hanya dialokasikan kurang lebih 1.600 unit PJU, maka kami butuh kurang lebih sekitar mungkin 25 tahun baru kita terpasang semua," ucapnya.
Menurut Jainudin, Kabupaten Tangerang perlu memprioritaskan proyek PJU agar alokasi anggarannya disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan.
"Kita sampaikan, usulkan ke DPRD dalam hal kaitan dengan kebutuhan. Tetapi kan kita juga paham, Kabupaten Tangerang itu kan luas ada 29 kecamatan, dan bahkan ada yang menjadi prioritas," jelasnya.
Jainudin menambahkan, Pemkab Tangerang bakal menjajaki pembiayaan alternatif lewat kerja sama pihak swasta demi mengurangi ketergantungan pada APBD.
"Anggaran dan juga berapa banyak yang dibutuhkan titik PJU yang harus dibangun, sedang melakukan Feasibility Study dengan pihak konsultan untuk menentukan skala prioritas pembangunan mana dulu yang akan kita realisasikan di tahun 2027 dan 2028," tambahnya.
Selain itu, Dinas Perhubungan (Dishub) saat ini fokus pada perbaikan lampu rusak secara massal lewat program jangka pendek "Gerebek PJU". Gerakan ini sudah berjalan di kawasan Tangerang Utara seperti Kecamatan Kronjo, Mauk, Kemiri, dan Teluknaga, lalu akan menyasar wilayah Cisoka, Solear, Tigaraksa, serta Jambe pada bulan berikutnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media