Ekonomi . 14/08/2026, 13:29 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian | Editor : Rikhi Ferdian
TANGERANG, FIN.CO.ID - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) tengah mematangkan rencana pembentukan Perseroan Daerah (Perseroda) khusus untuk mengelola seluruh pasar di wilayahnya. Langkah ini diambil agar pengelolaan pasar dapat berjalan lebih profesional dan fokus.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menjelaskan bahwa rencana tersebut kini sedang dibahas secara mendalam melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).
"Jadi kita cari masukan-masukan dari berbagai pihak yang selama ini kan urusan pasar ini masih kita titipkan istilahnya ke PT PITS," ujar Benyamin usai rapat pimpinan pembahasan Raperda tentang Pendirian Perusahaan Perseroan Daerah Citra Anggrek Mandiri Tangerang Selatan di Ruang Blandongan Puspemkot Tangsel, Jumat, 14 Agustus 2026.
Benyamin mengungkapkan, pemisahan ini sangat diperlukan karena PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) nantinya akan didekasikan untuk fokus menangani sektor pelayanan air bersih.
Saat ini, tercatat ada 8 pasar tradisional dan 3 pasar modern di Tangsel yang seluruhnya akan dialihkan ke bawah kendali Perseroda Pasar yang baru. Pengelolaan secara profesional dinilai krusial karena sektor ini bersentuhan langsung dengan stabilitas ekonomi warga.
"Di pasar ini kan ada siklus ekonomi, di situ ada kehidupan ekonomi dan menentukan hajat hidup masyarakat banyak," tambahnya.
Sebagai informasi, saat ini pengelolaan pasar di Tangsel masih terbagi. Baru tiga pasar yang dikelola oleh PT PITS, yakni Pasar Jombang, Pasar Serpong, dan satu pasar lainnya. Sementara itu, lima pasar tradisional sisa masih berada di bawah naungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tangsel.
Untuk pasar modern, tiga titik yang dimaksud Benyamin berlokasi di kawasan Bintaro, BSD, dan Alam Sutera. "Nanti semuanya akan dikelola oleh Perseroda Pasar," tegasnya.
Pemkot Tangsel menargetkan payung hukum berupa Perda pembentukan Perseroda ini dapat rampung pada tahun 2026. Jika berjalan sesuai rencana, proses penyaringan jajaran manajemen akan langsung digulirkan pada tahun depan.
"Tahun ini sudah terbentuk Peraturan Daerahnya. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa menyeleksi jajaran pengurusnya, direksi, kemudian juga komisaris," kata Benyamin.
Ia juga menggaransi bahwa proses rekrutmen tersebut akan berjalan transparan tanpa adanya intervensi pihak luar.
"Saya akan cari panitia seleksi yang betul-betul profesional dan tidak ada kepentingan, semuanya open selection," tutupnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media