Politik . 24/05/2026, 14:05 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Tangerang resmi menutup seluruh rangkaian Musyawarah Kecamatan (Muscam) se-Kabupaten Tangerang pada Minggu (24/5/2026). Muscam 29 pengurus kecamatan (PK) ini berhasil rampung lebih awal dari target yang telah dijadwalkan sebelumnya.
Ketua DPD Golkar Kabupaten Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengatakan bahwa agenda konsolidasi tingkat kecamatan ini ditutup dengan pelaksanaan musyawarah di tiga kecamatan tersisa.
"Hari ini saya hadir di DPD Golkar dalam rangka penutupan rangkaian musyawarah kecamatan di Kabupaten Tangerang. Jadi sisa tiga kecamatan lagi tadi, yaitu Curug, Cikupa, dan juga Solear. Alhamdulillah semuanya lancar," ujar Intan saat ditemui di Kantor DPD Golkar Kabupaten Tangerang, Minggu.
Intan menjelaskan, target awal penyelesaian seluruh Muscam sebenarnya dipatok pada bulan Juni mendatang. Namun, berkat soliditas kader, seluruh rangkaian dapat diselesaikan pada akhir Mei 2026.
Dengan selesainya penataan struktur di tingkat kecamatan, Intan optimistis mesin partai akan bergerak lebih solid demi mempertahankan posisi Golkar di wilayah Kabupaten Tangerang.
"Mudah-mudahan Golkar semakin solid dan insya Allah ke depannya bisa jadi lagi pemenang pemilu di Kabupaten Tangerang," tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa DPD Golkar Kabupaten Tangerang telah menyiapkan sejumlah program strategis yang akan diluncurkan secara bertahap dalam waktu dekat.
Luncurkan Yellow Scholarship
Bersamaan dengan penutupan Muscam, DPD Golkar Kabupaten Tangerang juga resmi meluncurkan program Yellow Scholarship. Program beasiswa ini menyasar anak-anak dari kader atau simpatisan Golkar yang berprestasi namun menghadapi kendala finansial.
Untuk menyukseskan program ini, Golkar menggandeng dua lembaga pendidikan tinggi, yakni Politeknik Ismet Iskandar dan Bakrie University (Tanri Abeng University).
"Hari ini kita baru launching program Beasiswa (Yellow Scholarship). Jadi untuk kader Golkar yang punya anak pintar tapi kurang mampu, harus tetap bersekolah," kata Intan.
Bagi kader yang ingin mendaftarkan putra-putrinya, Intan mengarahkan agar segera melakukan koordinasi dengan pengurus daerah. "Bisa daftar nanti ke Wakil Ketua Bidang Pendidikan," pungkasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media