Kamis, 13 Agustus 2026
--°C --
-- · --
Politik

Golkar Kota Tangerang Jaring 8 Kandidat untuk Posisi Ketua DPRD

RF
Tim Redaksi
05/08/2026, 09:33 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi tangerangraya.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Golkar Kota Tangerang Jaring 8 Kandidat untuk Posisi Ketua DPRD

Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Sachrudin. (Dok)

TANGERANG, FIN.CO.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Tangerang resmi menjaring delapan kandidat untuk mengisi jabatan ketua DPRD Kota Tangerang. Langkah ini diambil guna mencari pengganti almarhum Rusdi Alam yang wafat beberapa waktu lalu. 

Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Sachrudin menyatakan bahwa seluruh kandidat yang masuk radar merupakan anggota Fraksi Golkar yang saat ini aktif menjabat di DPRD Kota Tangerang. Proses seleksi kini mulai berjalan sesuai denganlm mekanisme tata tertib internal partai. 

"Penggantinya tentunya berasal dari anggota DPRD Partai Golkar. Kami mengedepankan mekanisme internal dan pembahasan masih berjalan," ujar Sachrudin, Rabu (5/8/2026).

Untuk menyaring nama-nama tersebut, Golkar Kota Tangerang telah membentuk tim seleksi khusus. Tim ini bertugas mengerucutkan delapan kandidat yang ada menjadi tiga nama saja. Nantinya, tiga nama terbaik akan disetorkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk menentukan keputusan akhir. 

Sachrudin menambahkan, penentuan calon definitif akan bersandar pada sejumlah kriteria objektif. Parameter utama yang dinilai oleh tim seleksi meliputi kapasitas, kapabilitas, senioritas, serta rekam jejak (track record) masing-masing kader selama mengabdi di partai dan parlemen. 

"Di antara yang baik, tentu kami memilih yang terbaik. Kriterianya meliputi kapasitas, kapabilitas, senioritas, dan rekam jejak," tuturnya. 

Partai berlogo pohon beringin ini berkomitmen untuk mempercepat seluruh proses pengisian kursi pimpinan legislatif tersebut. Hal ini dilakukan demi menjaga stabilitas dan memastikan roda kelembagaan di DPRD Kota Tangerang tetap berjalan optimal tanpa kekosongan kepemimpinan yang berlarut-larut. 

Terkait waktu pembahasan yang baru bergulir, Sachrudin mengungkapkan bahwa partai sengaja memberikan jeda waktu sebagai bentuk penghormatan. 

"Kami menghormati masa duka lebih dahulu (atas wafatnya Rusdi Alam). Setelah itu, proses penggantian segera kami jalankan agar kegiatan lembaga tetap berjalan," pungkasnya.

Bagikan Artikel
Rikhi Ferdian
Rikhi Ferdian
Penulis
FIN Biro Tangerang Raya