Senin, 02 November 2026
--°C --
-- · --
News

2.200 KPM di Kabupaten Tangerang Terima Bansos APBD Banten

RF
Tim Redaksi
02/11/2026, 14:13 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi tangerangraya.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
2.200 KPM di Kabupaten Tangerang Terima Bansos APBD Banten

Gubernur Banten Andra Soni saat ikut menyalurkan bantuan sosial (bansos) program Jaminan Sosial Keluarga yang bersumber dari APBD Provinsi Banten di Aula Kantor Kecamatan Rajeg, Senin (2/11/2026) - Rikhi Ferdian

TANGERANG, FIN.CO.ID — Pemerintah Provinsi Banten menyalurkan bantuan sosial (bansos) program Jaminan Sosial Keluarga yang bersumber dari APBD Provinsi Banten kepada 2.200 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Tangerang.

Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung Gubernur Banten Andra Soni di Aula Kantor Kecamatan Rajeg, Senin (2/11/2026). Dari total seluruh penerima di Kabupaten Tangerang, sebanyak 300 KPM yang berasal dari Kecamatan Rajeg menerima bantuan tersebut secara simbolis.

Gubernur Banten Andra Soni menjelaskan bahwa penyaluran bansos tahap pertama di Kecamatan Rajeg ini sekaligus menjadi instrumen monitoring untuk memastikan ketepatan sasaran. Skema distribusi diawasi secara ketat agar nominal bantuan sampai secara utuh ke tangan masyarakat tanpa reduksi biaya apa pun.

Saat ini, program jaminan sosial serupa dari Pemerintah Provinsi Banten telah menjangkau lebih dari 16.000 kepala keluarga di seluruh wilayah Banten. Ke depan, pemerintah provinsi membidik perluasan jangkauan wilayah penerima lewat integrasi data kemiskinan yang lebih solid.

"Kami pastikan tidak ada satu rupiah pun potongan terhadap bantuan sosial ini. Kami berharap bantuan ini bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dan melaksanakan kegiatan sehari-harinya," tegas Andra Soni.

Melalui integrasi data vertikal antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, validasi penerima manfaat diharapkan menjadi lebih akurat. Skema ini diproyeksikan mampu meminimalkan risiko eksklusi dan inklusi yang kerap terjadi dalam penyaluran bantuan sosial.

Pemerintah Provinsi Banten menegaskanasan bahwa perluasan cakupan kuota penerima manfaat pada periode berikutnya akan bertumpu pada efisiensi anggaran belanja daerah serta penguatan kemitraan strategis di tingkat lokal.

"Provinsi Banten ke depan berencana untuk terus meningkatkan cakupan jumlah penerima manfaat. Selain itu penguatan sinergi, baik dengan pemerintah kabupaten/kota maupun pusat akan terus kami lakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran," pungkas Andra Soni.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Banten yang dinilai sejalan dengan program perlindungan sosial di tingkat kabupaten. Bantuan dari Pemkab Tangerang sendiri menyasar kelompok masyarakat rentan secara spesifik, mulai dari penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), anak yatim, hingga janda yang membutuhkan dukungan logistik.

Langkah sinergis ini diharapkan mampu memastikan intervensi jaminan sosial berjalan berkesinambungan tanpa tumpang tindih. Pemerintah daerah berkomitmen mempertahankan stabilitas bantuan ini dengan menyesuaikan kapasitas fiskal daerah yang ada.

"Komitmen ini akan terus kita jalankan bersama Pak Gubernur. Mudah-mudahan ke depan, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, jumlah masyarakat yang menerima bantuan bisa terus kita tingkatkan, di samping itu, kita juga tetap menjalankan pembangunan infrastruktur dan program lainnya," kata Maesyal.

Bagikan Artikel
Rikhi Ferdian
Rikhi Ferdian
Penulis
FIN Biro Tangerang Raya