Antisipasi Zoonosis, Pemkab Tangerang Fasilitasi Vaksinasi Rabies Gratis untuk Ratusan Hewan Peliharaan
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi rabies gratis, Senin (12/10/2026). Rikhi Ferdian
TANGERANG, FIN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam mencegah penularan penyakit rabies melalui program vaksinasi gratis untuk hewan peliharaan. Upaya preventif ini dilakukan guna menjaga kesehatan masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi penularan zoonosis dari hewan ke manusia.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, saat meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi rabies gratis di area parkir Gedung Usaha Daerah (GUD) Puspemkab Tangerang, Senin (12/10/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang bersama Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Banten II ini digelar dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-394 Kabupaten Tangerang.
"Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan vaksinasi rabies secara gratis, tetapi juga pemeriksaan kesehatan, pengobatan sesuai kebutuhan, vitamin, serta makanan hewan. Pemerintah daerah membantu dan memfasilitasi warga masyarakat yang senang memelihara hewan, untuk diperiksa kesehatannya, termasuk divaksin," ujar Maesyal Rasyid.
Ia menjelaskan bahwa perhatian berkala terhadap hewan seperti kucing, anjing, monyet, dan musang merupakan bentuk kepedulian sesama makhluk hidup yang harus terus ditingkatkan. Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini sekaligus menjadi pemilik yang bertanggung jawab.
Baca Juga
“Bukan hanya kepada manusia saja, tetapi juga kepada hewan sebagai makhluk Allah, makhluk Tuhan yang harus mendapatkan bagian perhatian dari kita semua,” ungkap Maesyal.
Hingga pukul 11.00 WIB pada hari pelaksanaan, tercatat sebanyak 80 ekor kucing, 14 ekor anjing, dan satu ekor musang telah menerima vaksin dari target awal 400 ekor. Guna mengantisipasi tingginya antusiasme warga, DPKP Kabupaten Tangerang telah menyiapkan agenda pelayanan lanjutan serta optimalisasi fasilitas kesehatan hewan di wilayah Curug dan Balaraja.
"Apabila masih terdapat hewan yang belum mendapatkan pelayanan hingga kegiatan berakhir, DPKP akan mengagendakan pelayanan lanjutan. Selain di lokasi kegiatan, layanan vaksinasi dan pemeriksaan hewan juga tersedia melalui fasilitas pelayanan kesehatan hewan di wilayah Curug dan Balaraja sesuai jadwal yang ditetapkan," imbuhnya.
Meski sejauh ini belum ada laporan mengenai temuan kasus rabies di wilayah Kabupaten Tangerang, pemerintah daerah meminta masyarakat untuk tidak lengah. Edukasi, pemeriksaan dini, dan kepatuhan terhadap jadwal vaksinasi menjadi kunci utama deteksi dini demi keselamatan bersama.
"Vaksinasi ini merupakan langkah penting pencegahan rabies. Penyakit ini perlu diwaspadai karena dapat menular dari hewan ke manusia. Kami menghimbau seluruh masyarakat agar terus menjaga kesehatan hewan peliharaan, mengikuti jadwal vaksinasi, serta segera berkonsultasi dengan petugas kesehatan hewan apabila menemukan kondisi yang mencurigakan," tandasnya.
Melalui kolaborasi erat antara pemerintah daerah, organisasi profesi dokter hewan, dan elemen masyarakat ini, Pemkab Tangerang optimistis dapat memperkuat ketahanan kesehatan wilayah. Langkah bersama ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen daerah untuk menyukseskan target Indonesia Bebas Rabies pada tahun 2030.
Baca Juga
"Pihaknya berharap melalui kegiatan tersebut meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan hewan kesayangan dan menguatkan kolaborasi antara pemerintah daerah, dokter hewan, organisasi profesi, dan masyarakat dalam upaya pencegahan rabies serta mendukung target Indonesia Bebas Rabies 2030," tutup Maesyal.