Rakyat Memberi Kembali Sapa Warga Tangerang, Bagikan Makanan Gratis untuk Pasien dan Nakes Puskesmas
Komunitas Rakyat Memberi saat membagikan makanan gratis untuk pasien dan nakes Puskesmas Curug, Kabupaten Tangerang. (Rikhi Ferdian)
TANGERANG, FIN.CO.ID - Komunitas Rakyat Memberi kembali menyapa warga Kabupaten Tangerang lewat aksinya membagikan makanan gratis. Kali ini, ratusan porsi nasi boks diberikan kepada para pasien dan tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Curug, pada Jumat (9/10/2026).
Founder Rakyat Memberi, Juanda, menuturkan, gerakan bagi-bagi makanan gratis kepada pasien BPJS dan nakes ini menjadi kado manis menjelang Hari Jadi Kabupaten Tangerang ke-394 pada 13 Oktober 2026 nanti.
"Ini persembahan kecil kami buat Hari Jadi Kabupaten Tangerang. Semoga warga Kabupaten Tangerang selalu bahagia," ujar pria yang dikenal jenaka ini.
Sekedar restropeksi, Juanda atau yang akrab disapa Bung Joe ini bukan wajah asing di Tangerang. Mantan Ketua KNPI Kabupaten Tangerang periode 2021-2024 ini juga merupakan eks aktivis mahasiswa dan seorang wartawan politik senior di kota seribu industri tersebut.
Baca Juga
Komunitas Rakyat Memberi didirikan pada tahun 2020 saat Indonesia tengah didera pandemi Covid-19. Selama enam tahun berjalan, aksi sosial membagikan makanan gratis ini konsisten dilakukan Bung Joe setiap hari Jumat bersama para sahabat yang tergabung di dalamnya. Bagi komunitas ini, kebahagiaan warga adalah tolok ukur utama kemajuan suatu daerah.
"Kali ini kita membagikan makan gratis di Puskesmas Curug, tepatnya di tempat sementara yang berada di area Kelurahan Curug Kulon. Karena Gedung UPTD Kesehatan Kecamatan Curug masih tahap renovasi," ujarnya.
Sementara, Drupadi Komunitas Rakyat Memberi Nining Suhaeni mengatakan, lebih dari 100 porsi makanan disiapkan dalam setiap pekan.
"Biasanya dibagikan ke santri di pesantren, jamaah di masjid, yatim piatu dan dhuafa. Tapi pekan ini ke Puskesmas Curug. Kalau Agustus kemarin berbaginya menyasar ke penjual bendera merah putih," imbuhnya.
Membagikan ratusan porsi makanan setiap Jumat ini sebenarnya telah menjadi napas panjang bagi komunitas Rakyat Memberi. Mengusung jargon "tak harap kembali" gerakan ini menolak berhenti meski badai pandemi telah berlalu.
"Alhamdulillah masih konsisten sampai saat ini. Terima kasih orang baik yang selalu mensupport gerakan sosial ini," tandas Nining.