News . 17/09/2026, 14:16 WIB

Diduga Akibat Obat Nyamuk Bakar, Bengkel Furnitur di Pagedangan Dilumat Si Jago Merah! 

Penulis : Rikhi Ferdian  |  Editor : Rikhi Ferdian

TANGERANG, FIN.CO.ID -  Sebuah bengkel furnitur yang berlokasi di Kampung Sawah, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, hangus terbakar pada Rabu (16/9/2026) malam. Kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh obat nyamuk bakar yang diletakkan berdekatan dengan tumpukan bahan baku furnitur yang mudah terbakar.

Peristiwa tersebut dilaporkan pertama kali oleh seorang warga bernama Fathur kepada Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) BSD pada pukul 22.0 WIB. Awalnya ia mengaku melihat kepulan asap tebal yang mendadak muncul dari area pojok bangunan bengkel saat situasi kampung mulai sepi.

"Saya kaget lihat asap hitam tebal dari pojok bengkel. Pas dicek, api sudah mulai membesar membakar tumpukan bahan kayu. Spontan saya teriak panggil warga yang lain dan langsung telepon pos damkar dan teriak panggil warga lain," ujar Fathur, Kamis (17/9/2026).

Beruntung, sejumlah warga di lokasi kejadian langsung melakukan penanganan awal menggunakan peralatan seadanya untuk memadamkan kobaran api sebelum api merembet lebih luas ke permukiman sekitar.

Tak berselang lama, petugas pemadam kebakaran dari Pos BSD dan Damkar Paramount yang tiba di lokasi langsung melakukan lokalisir area. Sebanyak 4 personel dari Pos BSD dan 3 personel dari Damkar Paramount diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan menyeluruh (double check).

Proses penanganan sempat menemui kendala lantaran akses jalan utama menuju titik kebakaran tergolong sempit, sehingga unit mobil pemadam Sentosa BSD tidak dapat masuk ke dalam gang. Meski demikian, petugas bersama warga berhasil memastikan seluruh titik api padam sepenuhnya dan menyatakan situasi aman terkendali pada pukul 22.40 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, membenarkan insiden tersebut dan memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

"Benar telah terjadi kebakaran bengkel furnitur dengan luas area terdampak sekitar 20 meter persegi. Berdasarkan investigasi awal di lapangan, sumber api diduga kuat berasal dari kelalaian penggunaan obat nyamuk bakar yang ditaruh di dekat tumpukan material mudah terbakar. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 20 juta," kata Achmad Taufik.

BPBD Kabupaten Tangerang pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menghindari peletakan sumber api terbuka seperti obat nyamuk atau lilin di dekat benda-benda yang mudah tersulut, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com