Hari Keenam Pencarian 5 Jurnalis dan Kru Speedboat di Selat Sunda, Tim SAR Temukan Ini
Gubernur Banten, Andra Soni, saat berada di Posko Carita, Kabupaten Pandeglang, Minggu (13/9/2026), dalam upaya pencarian 5 jurnalis dan tiga kru speedboat yang hilang di perairan selata sunda. (Rikhi Ferdian)
BANTEN, FIN.CO.ID – Upaya pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda kini memasuki hari keenam, pada Minggu, 13 September 2026.
Dalam pergerakan terbaru, Tim SAR Gabungan telah mengerahkan sedikitnya 14 armada untuk menyisir sejumlah sektor. Hasilnya, petugas menemukan beberapa material berupa dua jaket pelampung, dua terpal, dan satu buah galon di lokasi yang berbeda.
Meski demikian, temuan material tersebut masih misterius dan belum bisa dipastikan apakah merupakan bagian dari kompartemen speedboat yang mengangkut delapan korban tersebut.
“Beberapa (tim) ada yang menemukan material, namun material ini belum terkonfirmasi apakah merupakan bagian dari kapal yang dimaksud,” ujar Gubernur Banten, Andra Soni, usai menerima laporan perkembangan operasi di Posko Carita, Kabupaten Pandeglang, Minggu malam, 13 September 2026.
Baca Juga
Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, merinci bahwa 14 armada yang diterjunkan terdiri dari tiga Kapal Republik Indonesia (KRI) dan satu Kapal Angkatan Laut (KAL) milik TNI AL.
Selain itu, operasi ini disokong oleh tiga kapal patroli (KP) Polairud, tiga Kapal Negara (KN) SAR milik Basarnas Banten, Lampung, dan Jakarta, dua RIB Basarnas, serta dua kapal milik masyarakat setempat.
Di sisi lain, suasana haru menyelimuti pertemuan antara Gubernur Andra Soni dengan pihak keluarga korban di Hotel Paniisan, Carita. Pihak keluarga meminta agar radius area pencarian diperluas hingga ke kawasan Pulau Sebesi.
Keluarga juga berharap besar agar operasi penyelamatan tidak langsung dihentikan begitu saja saat memasuki batas standar operasional pencarian selama tujuh hari.
Merespons jeritan hati keluarga korban, Andra Soni langsung meminta Basarnas selaku leading sector untuk mempertimbangkan perpanjangan masa operasi pencarian.
"Saya selaku Gubernur Banten berharap kepada Basarnas, sebagai pemimpin operasi ini, agar kiranya dapat mempertimbangkan harapan-harapan keluarga dan melihat beberapa potensi temuan hari ini," tegas Andra.
Baca Juga
Ia memastikan seluruh aspirasi keluarga telah dikoordinasikan dengan Tim SAR Gabungan. Pemprov Banten juga berkomitmen penuh mendukung proses pencarian sekaligus memantau kondisi kesehatan keluarga korban yang saat ini bertahan di Carita.
“Kami tetap berharap dan memohon doa agar para jurnalis dan kru kapal bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat,” imbuhnya.
Hingga berita ini diturunkan, keberadaan kelima jurnalis dan tiga kru speedboat tersebut masih belum diketahui.
Rencananya, pada hari ketujuh hari ini, Basarnas Banten bersama TNI, Polri, BMKG, dan pemerintah daerah akan menggelar evaluasi total untuk menentukan apakah operasi SAR ini akan resmi diperpanjang atau dihentikan.