Satu dari Lima Jurnalis Hilang di Gunung Anak Krakatau Warga Tangsel
Foto lima jurnalis yang dilaporkan hilang saat meliput gunung anak krakatau di perairan selat sunda - Istimewa
TANGERANG, FIN.CO.ID - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan perhatian serius terhadap hilangnya lima jurnalis di kawasan Gunung Anak Krakatau. Terlebih, satu dari lima jurnalis yang hingga kini belum diketahui keberadaannya tersebut merupakan warga Tangsel bernama Donal Husni, yang berstatus sebagai jurnalis freelance.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan menyatakan bahwa pihak pemerintah daerah saat ini terus memantau dan menunggu perkembangan informasi resmi mengenai proses pencarian seluruh korban.
“Yang saat ini memang salah satu permasalahan yang mencuat yaitu salah satu warga kita yang menjadi salah satu tim jurnalis dari lima jurnalis itu yang masih belum tahu keberadaannya,” kata Pilar, Sabtu, 12 September 2026.
Pilar menambahkan, Pemkot Tangsel terus berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah pusat serta Pemerintah Provinsi Banten yang memimpin jalannya operasi pencarian di lapangan.
Baca Juga
“Dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi juga sudah terus berkoordinasi dalam pencarian. Dan kita juga sampai saat ini masih terus menunggu informasinya,” lanjutnya.
Sebagai bentuk empati dan dukungan moral, Pilar bersama komunitas jurnalis dari berbagai media menggelar aksi doa bersama. Langkah ini dilakukan dengan harapan agar seluruh jurnalis dan kru kapal yang hilang kontak dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
“Insya Allah siang hari ini akan dilakukan doa bersama, nanti insya Allah saya juga hadir ke sana. Mudah-mudahan kita berdoa bersama warga kita, teman jurnalis yang memang kondisinya saat ini belum ditemukan bisa kembali dengan kondisi selamat, sehat walafiat,” tutur Pilar.
Untuk diketahui, total ada delapan orang yang dilaporkan hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau sejak Senin, 7 September 2026. Mereka diketahui menumpuk kapal cepat Arupadhatu 1 untuk melakukan tugas peliputan terkait aktivitas vulkanik gunung berapi tersebut.
Lima orang di antaranya merupakan awak media, yakni M. Bagus Khoirunnas (pewarta foto Kantor Berita Antara), Ari Basuki (pewarta foto Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (pewarta foto iNews.id), Firman Daus (jurnalis Anadolu Agency), serta Donal Husni (jurnalis freelance asal Tangsel).
Sementara tiga korban lainnya adalah kru dan pemandu kapal, masing-masing Warta (55) selaku kapten, Surakman (60) sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto (49) selaku pemandu.
Baca Juga
Hingga Jumat, 11 September 2026 sore, tim SAR gabungan berskala besar masih terus menyisir area hilangnya kontak. Operasi penyelamatan ini melibatkan Basarnas, TNI AL, Polri, BPBD, Potensi SAR, jajaran pemerintah daerah, tenaga medis, Tagana, Baznas, Rumah Zakat, hingga sukarelawan masyarakat.