Senin, 14 September 2026
--°C --
-- · --
Pendidikan

Bangun Karakter Pemuda Lewat Sejarah, Pemkab Tangerang Bangun Museum Raden Aria Wangsakara

RF
Tim Redaksi
14/09/2026, 18:46 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi tangerangraya.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Bangun Karakter Pemuda Lewat Sejarah, Pemkab Tangerang Bangun Museum Raden Aria Wangsakara

Pahlawan nasional dan pendiri tangerang Raden Aria Wangsakara.

TANGERANG, FIN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi memulai pembangunan Museum Raden Aria Wangsakara. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran sejarah interaktif guna memperkuat karakter dan mengenalkan akar budaya daerah kepada generasi muda.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menyatakan bahwa kehadiran museum ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik. Proyek ini merupakan ikhtiar penting untuk menjaga ingatan kolektif masyarakat terhadap sejarah lokal.

"Museum ini merupakan ikhtiar kita untuk menjaga ingatan sejarah, merawat warisan budaya, serta menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi yang akan datang," kata Maesyal Rasyid di Tangerang.

Menurut Maesyal, Raden Aria Wangsakara adalah figur sentral dalam perjalanan sejarah Tangerang. Nilai-nilai keberanian, keteladanan, dan kecintaannya pada tanah air dinilai sangat krusial untuk diwariskan di tengah tantangan zaman.

Melalui museum ini, narasi sejarah tidak lagi bersifat teoretis. Masyarakat dan pelajar dapat berinteraksi langsung dengan peninggalan masa lalu untuk memahami esensi perjuangan para pendahulu.

"Untuk generasi muda Tangerang, kita ingin mereka tumbuh sebagai generasi yang maju dan berdaya saing, namun tetap mengenal akar sejarah dan menghargai jasa para pendahulunya," tuturnya.

Pemkab Tangerang menegaskan komitmennya bahwa pembangunan daerah harus seimbang. Selain mengejar kemajuan infrastruktur ekonomi, penguatan karakter, kebudayaan, dan jati diri masyarakat juga menjadi prioritas utama.

Guna memaksimalkan fungsi museum sebagai ruang publik yang edukatif, pemerintah daerah mengajak budayawan, sejarawan, akademisi, hingga sektor pendidikan untuk terlibat aktif dalam pengembangannya. Museum ini ditargetkan rampung tepat waktu agar bisa segera diakses sebagai pusat sumber inspirasi masyarakat luas.

Bagikan Artikel
Rikhi Ferdian
Rikhi Ferdian
Penulis
FIN Biro Tangerang Raya