Senin, 14 September 2026
--°C --
-- · --
News

Akibat Suhu Ekstrem, Lima Kebakaran Landa Kota Tangerang dalam Sehari

RF
Tim Redaksi
14/09/2026, 18:18 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi tangerangraya.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Akibat Suhu Ekstrem, Lima Kebakaran Landa Kota Tangerang dalam Sehari

Kebakaran lahan dan lapak di Jalan Industri Kali Sabi, serta kebakaran lahan kosong di Jalan KH Mansur, Cipondoh, akibat cuaca panas ekstrem. (rfh)

TANGERANG, FIN.CO.ID – Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Tangerang memicu terjadinya rentetan bencana. Pemerintah Kota Tangerang melaporkan telah terjadi lima peristiwa kebakaran sekaligus di sejumlah wilayah pada Senin (14/9/2026), akibat kondisi cuaca panas dengan suhu mencapai 35 derajat Celsius yang disertai embusan angin kencang hingga 45 kilometer per jam.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengonfirmasi bahwa puluhan petugas gabungan dan sederet armada pemadam kebakaran telah dikerahkan ke seluruh titik lokasi untuk menjinakkan api secara cepat agar tidak meluas.

Berdasarkan data BPBD Kota Tangerang, kelima insiden kebakaran tersebut meliputi kebakaran lahan dan lapak di Jalan Industri Kali Sabi, serta kebakaran lahan kosong di Jalan KH Mansur, Cipondoh. Selain itu, api juga membakar tumpukan sampah dan lahan di kawasan Taman Elang, Periuk, serta tumpukan sampah di wilayah Keroncong, Kecamatan Jatiuwung. Petugas juga bergerak cepat menangani kebakaran kabel listrik yang terjadi di wilayah Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung.

"Saat ini, sejumlah wilayah masih dalam proses penanganan petugas, seperti di Kali Sabi, Cipondoh, Taman Elang, dan Keroncong. Sedangkan untuk kebakaran kabel listrik di Jatiuwung, serta penanganan pohon tumbang di SMAN 15 Periuk dan SDN Pinang, sudah rampung ditangani," ujar Mahdiar, Senin (14/9).

Mahdiar menjelaskan, respons cepat dari petugas gabungan sangat krusial mengingat kondisi angin yang bertiup kencang berpotensi besar membuat kobaran api cepat menyebar ke area permukiman warga.

Menyikapi situasi darurat ini, Pemkot Tangerang mengimbau keras agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama di area yang rawan dan memiliki material mudah terbakar. Warga juga dilarang keras untuk melakukan pembakaran sampah sembarangan selama cuaca ekstrem berlangsung.

"Masyarakat juga harus memastikan peralatan listrik dan sumber api di rumah maupun tempat usaha dalam kondisi aman. Pemeriksaan kabel, colokan, dan kompor secara berkala sangat penting untuk mencegah munculnya sumber api," tambahnya.

BPBD Kota Tangerang menegaskan akan terus bersiaga penuh menghadapi potensi bencana akibat cuaca panas ini dan meminta masyarakat aktif menjaga keamanan lingkungan sekitar.

Bagikan Artikel
Rikhi Ferdian
Rikhi Ferdian
Penulis
FIN Biro Tangerang Raya