Minggu, 06 September 2026
--°C --
-- · --
News

Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Guyur Tangerang Raya

RF
Tim Redaksi
06/09/2026, 11:37 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi tangerangraya.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Guyur Tangerang Raya

Abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau bertebaran dan menempel di kaca kendaraan warga Villa Pamulang, Tangsel. (rfh)

TANGERANG, FIN.CO.ID -  Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda semakin meluas. Pada Minggu (6/9/2026), sebagian besar wilayah Tangerang Raya dilaporkan diguyur hujan abu vulkanik tipis hingga sedang. Akibat sebaran material debu halus ini, warga diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengonfirmasi bahwa sebaran abu vulkanik telah menjangkau beberapa kecamatan, termasuk Karang Tengah, Cipondoh, hingga kawasan komersial seperti BSD City, Pondok Aren, dan Pamulang Tangerang Selatan. Paparan abu ini tidak hanya menurunkan jarak pandang kendaraan di jalan raya, tetapi juga mulai mengganggu kenyamanan dan kesehatan pernapasan warga.

Fenomena turunnya abu vulkanik ini disadari oleh masyarakat Tangerang sejak dini hari. Anjar (42), salah seorang warga Pamulang mengaku terkejut saat hendak keluar rumah untuk beribadah subuh.

"Tadi sekitar jam 04.00 WIB pas saya buka pintu rumah, lantai teras rasanya kesat dan kasar banget. Pas saya cek ke halaman, ternyata semua permukaan mobil dan motor sudah memutih tertutup abu halus," ujanya, Minggu (6/9/2026).

Menurut Anjar, selain lapisan debu pekat yang menyelimuti lingkungan sekitar, udara juga mulai tercium aroma asam khas belerang. Warga setempat pun langsung saling mengingatkan melalui grup pesan singkat untuk tidak membiarkan anak-anak bermain di luar rumah.

"Baunya agak menyengat hidung. Debunya juga bikin mata perih kalau kelamaan di luar. Sekarang anak-anak terpaksa saya kurung dulu di dalam rumah, jendela dan ventilasi semua ditutup rapat," lanjutnya.

Distribusi Masker Ditargetkan ke Pemukiman

Merespons situasi ini, petugas gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri dilaporkan mulai bergerak ke pemukiman warga menggunakan pengeras suara untuk memberikan edukasi darurat. Meski demikian, warga berharap distribusi logistik kesehatan seperti masker medis bisa segera merata.

"Tadi dari pihak kelurahan dan pos RW sudah ada yang mulai membagikan masker, tapi jumlahnya memang masih terbatas. Kami harap bantuan masker dan obat tetes mata bisa diperbanyak karena debu halusnya cukup tebal kalau tertiup angin," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, paparan abu tipis masih terlihat menghujani wilayah Tangerang Raya. Sebaran abu vulkanik ini juga berdampak terhadap operasional khususnya jalur penerbangan di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Bagikan Artikel
Rikhi Ferdian
Rikhi Ferdian
Penulis
FIN Biro Tangerang Raya