Pendidikan . 17/07/2026, 14:44 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian | Editor : Rikhi Ferdian
TANGERANG, FIN.CO.ID - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tangerang bersama Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten menggelar sosialisasi intensif bagi siswa baru SMA/SMK sederajat di wilayah Kabupaten Tangerang.
Kegiatan yang memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini berfokus pada edukasi Kesehatan Reproduksi (Kespro), pencegahan HIV/AIDS, serta bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA).
Langkah preventif ini diambil sebagai respons cepat untuk membentengi kelompok remaja dari perilaku berisiko yang mengancam masa depan generasi muda. Remaja usia sekolah dinilai sangat rentan terhadap pengaruh buruk lingkungan jika tidak dibekali informasi kesehatan dan hukum yang memadai.
Koordinator Program KPA Kabupaten Tangerang, Eko Darmawan mengatakan bahwa pembekalan materi kespro dan bahaya NAPZA di awal masuk sekolah sangatlah strategis karena masa transisi dari SMP ke SMA/SMK merupakan fase krusial remaja mencari identitas diri.
"Kami tidak ingin anak-anak kita terjebak dalam ketidaktahuan. Edukasi mengenai kesehatan reproduksi yang benar, pemahaman yang tepat tentang penularan HIV, serta ketegasan untuk menjauhi NAPZA adalah modal utama mereka untuk menjaga diri selama menempuh pendidikan," ujar Eko Darmawan pada Kamis, 16 Juli 2026.
Kepala KCD Pendidikan Wilayah Kabupaten Tangerang menyambut baik kolaborasi ini dan memberikan dukungan penuh agar seluruh sekolah binaan di bawah naungan Provinsi Banten memfasilitasi program edukasi tersebut ke dalam agenda wajib MPLS.
Pada Kamis, 16 Juli 2026, Kegiatan Sosialisasi Kespro dan HIV Tingkat Sekolah ini telah berjalan dengan melibatkan peserta didik baru di beberapa sekolah, di antaranya SMAN 31 Kabupaten Tangerang, SMKN 6 Kabupaten Tangerang, SMKN 5 Kabupaten Tangerang, dan SMAN 8 Kabupaten Tangerang.
Dalam pemaparannya, tim penyuluh KPA Kabupaten Tangerang menekankan tiga poin penting kepada ribuan siswa baru:
• Pentingnya Kesehatan Reproduksi (Kespro): Memberikan pemahaman ilmiah mengenai perubahan fisik dan psikologis remaja guna menghindari perilaku seksual menyimpang dan kehamilan di luar nikah.
• Deteksi dan Pencegahan HIV/AIDS: Memutus rantai stigma negatif terhadap Orang dengan HIV (ODHIV) sekaligus mengedukasi cara penularan dan pencegahan lewat konsep ABCDE (Abstinence, Be Faithful, Use Condom, No Drugs, Education).
• Darurat Bahaya NAPZA: Menjelaskan korelasi erat penggunaan jarum suntik narkoba bergantian dengan risiko penularan HIV, serta dampak hukum dan kerusakan saraf akibat penyalahgunaan obat terlarang.
Melalui pendekatan interaktif khas anak muda, sosialisasi ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa baru yang berani menolak narkoba dan seks bebas.
KPA Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus mengawal program roadshow “go-to-school” ini secara berkelanjutan demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang bersih dari narkoba dan menekan angka kasus baru HIV pada usia produktif.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media