Senin, 06 Juli 2026
--°C --
-- · --
News

TPA Jatiwaringin Masih Pemadaman, UPT 4 Pastikan Armada Pengangkut Sampah Tetap Beroperasi Penuh

RF
Tim Redaksi
06/07/2026, 10:00 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi tangerangraya.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
TPA Jatiwaringin Masih Pemadaman, UPT 4 Pastikan Armada Pengangkut Sampah Tetap Beroperasi Penuh

Petugas kebersihan UPT 4 Kebersihan DLHK Kabupaten Tangerang saat membersihkan timbulan sampah - foto: arsip FIN

TANGERANG, FIN.CO.ID – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan Wilayah 4 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang memastikan proses pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, tetap berjalan normal tanpa kendala berarti.

Kepala UPT Kebersihan Wilayah 4 DLHK Kabupaten Tangerang, Heksandri Satrio, menegaskan bahwa seluruh armada sampah di wilayahnya tetap beroperasi penuh untuk melayani masyarakat.

"Proses pengangkutan sampah dari wilayah kerja UPT 4 ke TPA tetap berjalan seperti biasa," ujar Heksandri saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan bahwa sebanyak 19 armada pengangkut sampah dikerahkan setiap hari. Seluruh truk tersebut tetap bergerak aktif menyisir sampah di wilayah kerja UPT 4 yakni Tigaraksa, Cisoka, Solear, hingga kawasan Puspemkab Tangerang, untuk kemudian dibuang ke TPA Jatiwaringin.

Meski operasional berjalan lancar, ia tak menampik adanya sedikit perubahan jadwal pembuangan. Hal ini terjadi akibat dampak situasi pasca-kebakaran di area TPA yang saat ini masih dalam proses pemadaman dan pendinginan.

Pada situasi normal armada mulai bergerak sejak pagi, membuang sampah pada siang hari, dan selesai bekerja pada sore hari. Tetapi, saat Ini situasinya mengalami sedikit keterlambatan antrean karena truk yang tiba di lokasi tidak bisa langsung membongkar muatan akibat penyesuaian area pemadaman.

Namun, hambatan yang terjadi saat ini sama sekali tidak mengganggu sistem pelayanan kebersihan secara keseluruhan. "Hanya saja ada sedikit keterlambatan di TPA karena situasinya yang sedang dalam pemadaman. Jadi armada yang sudah sampai tidak bisa langsung buang. Kendalanya cuma soal waktu saja, itu pun tidak terlalu (lama)," pungkasnya.

Bagikan Artikel
Rikhi Ferdian
Rikhi Ferdian
Penulis
FIN Biro Tangerang Raya