Kesehatan . 28/06/2026, 09:21 WIB

Wabup Tangerang: Saya Minta Kita Semua Lebih Serius Tangani Stunting!

Penulis : Rikhi Ferdian  |  Editor : Rikhi Ferdian

fin.co.id -  Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, meminta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) beserta seluruh pihak terkait untuk lebih serius dalam melaksanakan dan mengevaluasi program rencana aksi penanganan stunting. Evaluasi menyeluruh dan perombakan strategi intervensi lapangan dinilai mendesak agar target penurunan angka stunting di Kabupaten Tangerang dapat tercapai secara riil, bukan sekadar seremonial.

"Saya minta kita semua lebih serius terhadap pelaksanaan dan evaluasi program rencana aksi TPPS ini. Kalau perlu perombakan strategi dan metode intervensi di lapangan, segera lakukan agar target penurunan angka stunting dapat dicapai secara riil, bukan sekadar seremonial," tegas Intan dalam rapat koordinasi penanganan stunting Kabupaten Tangerang, dikutip Minggu (28/6/2026).

Langkah tegas ini diambil setelah evaluasi lapangan menunjukkan adanya fenomena lost contact. Banyak orang tua tidak kembali menimbangkan anak mereka ke posyandu setelah menghadiri acara besar atau seremonial, seperti Gerebeg Posyandu.

Intan meminta jajarannya mengubah strategi konvensional yang hanya mengandalkan pembagian makanan di puskesmas. Petugas diminta melakukan metode jemput bola dengan mendatangi langsung rumah warga, memantau perkembangan anak, hingga mendampingi saat makan demi memastikan asupan gizi terserap dengan baik.

Guna memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran pada tahun 2026, Intan menekankan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor. Seluruh elemen mulai dari Kader Dahsyat, Dapur Dahsyat Dharma Wanita, PKK, petugas puskesmas, hingga pendamping lainnya diinstruksikan untuk turun bersama ke lapangan memperbaiki metode intervensi dan pengawasan menu gizi.

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga bergerak cepat mengunci dukungan anggaran untuk program ini. Wakil Bupati menjadwalkan rapat khusus bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta menugaskan Dinas Kesehatan dan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB sebagai sektor utama untuk menyusun strategi yang lebih taktis.

Selain memperkuat pemantauan melalui rembuk stunting di tingkat desa dengan melibatkan para camat, Intan meminta seluruh jajaran mendampingi tim survei eksternal yang dijadwalkan turun pada Agustus mendatang. Pendampingan ini bertujuan agar pengambilan sampel data di lapangan akurat dan mencerminkan kondisi riil di akar rumput menuju Kabupaten Tangerang bebas stunting.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com