Senin, 07 September 2026
--°C --
-- · --
News

Ribuan Pelayat dan Tokoh Banten Hadiri Pemakaman Ulama Tangerang KH. Ahmad Fudoli

RF
Tim Redaksi
07/09/2026, 19:02 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi tangerangraya.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Ribuan Pelayat dan Tokoh Banten Hadiri Pemakaman Ulama Tangerang KH. Ahmad Fudoli

Ribuan pelayat saat mengantarkan jenazah KH Ahmad Fudoli ke peristirahatan terakhirnya di area Ponpes Jenazah Al-Hijaiyah. (Rikhi Ferdian)

TANGERANG, FIN.CO.ID -  Suasana duka begitu terasa saat ribuan jemaah dan deretan tokoh di Banten melepas kepergian ulama karismatik, KH. Ahmad Fudoli, ke tempat peristirahatannya yang terakhir, pada Senin (7/9/2026).

Jenazah almarhum dimakamkan di belakang Majlis Ta'lim KH Fudoli yang berlokasi di dalam area Pondok Pesantren Al-Hijaiyan, Kampung Rimpak, Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

Pantauan di lokasi menunjukkan para pelayat yang terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir. Di antara ribuan pelayat yang hadir, tampak sejumlah pejabat dan tokoh daerah turut mengantarkan jenazah, antara lain Gubernur Banten, Andra Soni, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, serta Mantan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.

Prosesi pemakaman berlangsung dengan khidmat diiringi lantunan doa dari para pelayat yang memadati area pondok pesantren. Kehadiran para pemimpin daerah dan ribuan warga ini menjadi bukti nyata atas dedikasi dan besarnya pengaruh almarhum sebagai figur ulama yang sangat dihormati dan menjadi panutan masyarakat Banten, khususnya di wilayah Tangerang.

Di sela-sela takziah, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam dan memberikan penghormatan atas dedikasi almarhum semasa hidup.

"Terima kasih atas kekuatan dari guru kita, yaitu sosok yang karismatik, dan semoga almarhum husnul khatimah. Dan tentu kita semua kehilangan, semoga keluarga diberikan kekuatan dan semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah Yang Maha Kuasa," ujar Andra Soni.

Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai kebaikan yang ditinggalkan almarhum harus terus dijaga oleh masyarakat. "Hal-hal baik yang ada di diri beliau, kita harus contoh dan kita ikuti bersama. Saya pribadi tidak terlalu banyak berinteraksi, tapi dalam kelompoknya, beliau sangat dekat dengan jemaah," lanjutnya.

Andra Soni mengaku baru mendengar kabar duka ini pada siang hari. "Saya tidak terlalu update, saya baru dapat informasinya sekitar jam 12 siang tadi. Terima kasih," pungkasnya.

Bagikan Artikel
Rikhi Ferdian
Rikhi Ferdian
Penulis
FIN Biro Tangerang Raya