Puluhan Komunitas Bersatu Bentangkan Merah Putih Raksasa di Atas Air Situ Gintung Tangsel
Puluhan komunitas yang tersebar di wilayah Tangsel bersatu menggelar aksi heroik dengan membentangkan bendera Merah Putih raksasa di kawasan wisata Situ Gintung - Rikhi Ferdian
TANGERANG SELATAN, FIN.CO.ID – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berlangsung meriah dan penuh khidmat. Puluhan komunitas yang tersebar di wilayah Tangsel bersatu menggelar aksi heroik dengan membentangkan bendera Merah Putih raksasa di kawasan wisata Situ Gintung, Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Senin, 17 Agustus 2026.
Aksi spektakuler yang mengundang perhatian warga sekitar ini diinisiasi oleh Forum Potensi Tangsel. Tidak tanggung-tanggung, agenda besar ini melibatkan hampir 45 komunitas dari berbagai latar belakang beserta sejumlah elemen masyarakat setempat.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, bendera Merah Putih yang dibentangkan memiliki ukuran yang sangat masif, yakni berkisar 40 x 26 meter. Uniknya, bendera tersebut tidak dikibarkan di tiang pancang, melainkan dibentangkan tepat di atas permukaan air Situ Gintung.
Proses pembentangan berlangsung cukup menantang. Para peserta yang bertugas di atas air tampak menggunakan perangkat keselamatan air (water safety) yang lengkap, sementara sebagian tim lainnya mengomandoi pergerakan dari atas perahu. Suasana seketika berubah menjadi haru dan merinding saat lagu kebangsaan 'Indonesia Raya' mulai berkumandang mengiringi perlahan terbentangnya kain Merah Putih raksasa tersebut.
Baca Juga
Ketua Forum Potensi Tangsel sekaligus inisiator kegiatan, Dudi Iskandar mengungkapkan, aksi ini bukan sekadar seremonial belaka. Momen ini dirancang sebagai wadah silaturahmi akbar bagi para pegiat kemanusiaan dan komunitas di Tangsel.
"Karena memang hari ini jadi lebaran dan juga hajatan kita kerelawan untuk silaturahmi dan juga ketemu dari berbagai macam warna masyarakat," ujar Dudi saat ditemui di lokasi, Senin, 17 Agustus 2026.
Dudi menambahkan, kesuksesan acara ini tidak luput dari kolaborasi lintas sektor. Selain puluhan komunitas lokal, aksi ini juga mendapat sokongan penuh dari lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa, Pemerintah Provinsi Banten, BPBD Provinsi Banten, Polisi Udara, hingga Satpol PP Kota Tangerang Selatan. Persiapan teknisnya sendiri memakan waktu satu pekan, setelah diinisiasi sejak satu bulan lalu.
"Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut berpartisipasi dalam gerakan ini. Harapannya adalah ini akan terus lestari, ini akan terus dilakukan, sehingga apa yang kita punya dapat dihargai sama generasi mendatang," tambah Dudi.
Di tempat yang sama, Direksi Perseroda PITS (Pembangunan Investasi Tangerang Selatan), Agus Supadmo, turut memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, pembentangan bendera di atas air ini mencerminkan komplitnya nilai-nilai perjuangan seperti solidaritas, kebesaran hati, dan gotong royong yang dihidupkan kembali oleh generasi muda.
"Semangat pantang menyerah, kemudian solidaritas, kebesaran hati, gotong royong, itu semua ditunjukkan dengan komplit oleh teman-teman dari potensi besar Kota Tangerang Selatan," puji Agus.
Baca Juga
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkot Tangsel, Perseroda PITS berkomitmen penuh mendukung penuh kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini. Agus menegaskan bahwa PITS hadir untuk memfasilitasi dan menangkap aspirasi positif dari warga demi kemajuan kota.
"Seluruh potensi yang ada harus diakomodir dan dipasifikasi dengan baik. PITS lahir pada posisi itu, representasi dari pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk menangkap aspirasi, menangkap inisiasi, dan menangkap partisipasi dari masyarakat," pungkasnya.