Hukrim . 29/07/2026, 17:09 WIB

Iming-imingi Uang dan Kuota Internet, Guru Les di Tangerang Diduga Cabuli 29 Anak Laki-laki

Penulis : Rikhi Ferdian  |  Editor : Rikhi Ferdian

TANGERANG, FIN.CO.ID – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang tengah mengusut kasus dugaan kekerasan seksual massal terhadap 29 anak laki-laki yang dilakukan oleh seorang guru les berinisial AK (28). Dalam menjalankan aksi bejatnya, pelaku menggunakan modus mengiming-imingi para korban dengan uang jajan dan kuota internet gratis.

Peristiwa memilukan ini diduga terjadi berulang kali selama kurun waktu April hingga pertengahan Juni 2026. Seluruh aksi pencabulan tersebut dilancarkan pelaku di dalam rumah kontrakannya yang berlokasi di wilayah Panongan, Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menegaskan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat dan saat ini sedang melakukan pendalaman intensif untuk mengungkap tuntas perkara tersebut.

"Informasi tersebut sedang ditangani oleh Polresta Tangerang. Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman," kata Indra kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).

Indra memastikan bahwa proses hukum terhadap AK akan berjalan tegas. Di samping itu, polisi juga memprioritaskan perlindungan dan pendampingan bagi puluhan anak yang menjadi korban.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Tri Laksono Febrianto, mengungkapkan bahwa terduga pelaku saat ini sudah mendekam di balik jeruji besi. AK ditangkap tanpa perlawanan di rumah kontrakannya pada 26 Juni 2026 lalu.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi mencatat jumlah korban sementara telah mencapai puluhan anak. Penyidik masih terus mengumpulkan keterangan saksi dan mencocokkan identitas para korban.

"(Korban) sekitar 29 anak laki-laki," ungkap Tri.

Tri membeberkan, aksi bejat pelaku pertama kali dilakukan pada April 2026. Pelaku memanfaatkan statusnya dan kondisinya yang tinggal sendiri di kontrakan untuk menjerat anak-anak di lingkungan sekitar.

"Awalnya terjadi pada April di sebuah kontrakan di wilayah Panongan. Pelaku diduga melakukan aksinya beberapa kali dan terakhir terjadi pada pertengahan Juni," jelasnya.

Terkait cara pelaku menjaring korbannya, Tri menyebut AK sengaja memanfaatkan kesukaan anak-anak zaman sekarang demi melancarkan tipu dayanya.

"Modusnya yaitu mengiming-imingi korban dengan uang jajan serta kuota internet," pungkas Tri.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com