Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kabupaten Tangerang Masih Tinggi
Polisi menyelidiki kasus kecelakaan di Jalan Raya Serang KM 27, tepatnya di depan SPBU Pos Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang - Rikhi Ferdian
TANGERANG, FIN.CO.ID – Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tangerang tercatat masih tergolong tinggi, terutama pada tingkat fatalitas korban meninggal dunia. Merespons kondisi tersebut, Satlantas Polresta Tangerang menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral untuk memperkuat sinergi penanganan di lapangan.
Kasat Lantas Polresta Tangerang, Kompol Fery Octaviari Pratama, menegaskan bahwa tingginya angka kecelakaan ini memerlukan penanganan serius dari hulu ke hilir. Ia menyebut kolaborasi antar-instansi menjadi kunci utama guna menekan fatalitas di jalan raya.
"Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas," ujar Kompol Fery dalam keterangannya, Selasa (28/7/2026).
Guna menekan angka kecelakaan tersebut, Satlantas Polresta Tangerang telah memetakan sejumlah langkah preventif yang akan dieksekusi secara konsisten. Beberapa poin krusial yang menjadi fokus utama meliputi:
• Sosialisasi dan edukasi keselamatan berkendara secara masif kepada masyarakat.
• Penegakan hukum lalu lintas secara konsisten tanpa tebang pilih.
• Pengawasan ketat terhadap operasional truk sumbu tiga yang kerap memicu insiden.
• Penertiban penggunaan sepeda listrik di jalan raya agar sesuai ketentuan yang berlaku.
• Pembinaan Polisi Cilik (Pocil) untuk menanamkan tertib lalu lintas sejak dini.
• Penyelenggaraan program kolaboratif berkelanjutan antar-instansi.
Fery berharap koordinasi ini dapat menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan. Dengan begitu, komitmen menciptakan situasi lalu lintas yang tertib, aman, dan selamat di wilayah hukum Polresta Tangerang dapat terwujud nyata.
Sebagai informasi, agenda rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh perwakilan PT Jasa Raharja serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Tangerang, mulai dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Dinas Kesehatan, hingga Dinas Pendidikan.