Kabupaten Tangerang Pertahankan Juara Umum MTQ 5 Kali Berturut-turut
kafilah Kabupaten Tangerang keluar sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-23 Tingkat Provinsi Banten. (Rikhi Ferdian)
fin.co.id - Dengan memperoleh 759 poin, kafilah Kabupaten Tangerang keluar sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-23 Tingkat Provinsi Banten. Prestasi ini sekaligus mempertahankan gelar juara umum untuk kelima kalinya secara berturut-turut di tengah bencana kebakaran TPA Jatiwaringin pada Kamis (9/7).
Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusuma, mengucapkan selamat kepada kafilah Kabupaten Tangerang atas pencapaian tersebut. Ia juga memberi ucapan selamat kepada Kota Tangerang dan Kabupaten Serang yang berhasil meraih juara kedua dan ketiga. Namun, Dimyati mengingatkan agar kafilah yang belum berhasil tidak berkecil hati. Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan mencari pemenang, melainkan instrumen penting untuk membumikan nilai-nilai Islam kepada generasi penerus bangsa.
"Selamat kepada kafilah Kabupaten Tangerang yang keluar sebagai juara umum, disusul Kota Tangerang di posisi kedua, dan Kabupaten Serang di posisi ketiga. Kepada kafilah lain, tetap semangat dan jangan berkecil hati. Hal terpenting yang harus dijaga dalam MTQ adalah peran kita dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an sejak dini serta mempererat ukhuwah Islamiyah," ujar Dimyati Natakusuma kepada media di Masjid Raya Al-Bantani, Kamis (9/7).
Sementara itu, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian luar biasa ini. Pria yang akrab disapa Rudi Maesyal tersebut mengatakan bahwa prestasi ini menjadi hadiah indah bagi Kabupaten Tangerang. Meskipun saat ini pemerintah daerah sedang fokus menanggulangi kebakaran di TPA Jatiwaringin, hal tersebut tidak mematahkan semangat kafilah untuk berkompetisi.
"Alhamdulillah, Kabupaten Tangerang kembali menjadi juara. Ini merupakan kado indah di tengah riuh pikuk penanggulangan bencana kebakaran di TPA Jatiwaringin," kata Rudi Maesyal.
Menurut Rudi, keberhasilan ini tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang, persiapan matang, serta kerja keras dari seluruh pihak mulai tingkat desa hingga kecamatan. Ia mengakui persaingan MTQ tahun 2026 ini sangat ketat karena daerah lain juga bersiap dengan baik.
"Proses tidak akan mengkhianati hasil. Menjadi juara umum lima kali berturut-turut adalah bukti komitmen bersama. Namun yang utama bukan semata kemenangan, melainkan bagaimana momentum ini menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an," lanjutnya.
Rudi juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang akan memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang berprestasi. Untuk menghadapi MTQ tahun depan, ia meminta persiapan dilakukan lebih matang agar bisa mempertahankan gelar yang keenam kalinya.
Senada dengan Bupati, Ketua LPTQ Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, turut mengungkapkan rasa syukurnya atas perjuangan tak kenal lelah para kafilah. Ia berharap Kabupaten Tangerang dapat kembali meraih juara umum pada MTQ Ke-24 Tingkat Provinsi Banten tahun depan.