Minggu, 05 Juli 2026
--°C --
-- · --
News

Kebakaran TPA Jatiwaringin, BNPB Terapkan Metode "Inject" untuk Padamkan Api

RF
Tim Redaksi
04/07/2026, 13:06 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi tangerangraya.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Kebakaran TPA Jatiwaringin, BNPB Terapkan Metode "Inject" untuk Padamkan Api

Situasi terkini di TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. (Rikhi Ferdian)

TANGERANG, FIN.CO.ID  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerapkan metode inject atau penyuntikan air langsung ke bawah permukaan sampah pada hari keempat kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Jumat (3/7/2026). Langkah ini diambil untuk mempercepat pemadaman total titik api yang berada di dalam tumpukan sampah.

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan menyatakan bahwa taktik penyuntikan ini dirancang khusus untuk memutus rantai api di zona bawah tanah yang sulit dijangkau penyiraman biasa.

"Jadi sistem inject ini nanti, kami sudah sampaikan ke kalaksa, kepala pemadam kebakaran, untuk dibuat pipa dan dilakukan di titik-titik api yang ada di TPA Jatiwaringin," kata Djohan kepada awak media di lokasi, Jumat.

Menurut Djohan, metode teknis ini melibatkan personel ahli yang biasa menangani kebakaran hutan berkarakteristik mirip dengan gunungan sampah.

"Termasuk juga nanti dari Manggala Agni yang sudah biasa melakukan metode itu. Insyaallah dari siang tadi sudah mulai aksi," ujar Djohan.

Selain intervensi bawah tanah, BNPB juga mengombinasikan operasi tersebut dengan pemadaman jalur udara menggunakan armada helikopter bom air.

"Hari keempat, kita sudah mendatangkan dua unit helikopter water bombing, termasuk juga ada 18 pemadam kebakaran," tutur Djohan.

Djohan menambahkan bahwa visual di lapangan menunjukkan pola pergerakan angin yang sangat memengaruhi waktu efektif operasi penanganan darat dan udara.

"Sementara ini kita bisa melihat, ini kalau pagi hari anginnya enggak terlalu kencang. Kawan-kawan petugas ini pun juga bekerjanya dimaksimalkan itu pada saat dari pagi, siang, malam," ucap Djohan.

Bagikan Artikel
Rikhi Ferdian
Rikhi Ferdian
Penulis
FIN Biro Tangerang Raya