Pemkot Tangerang Jamin Proses Seleksi Transparan: Semua Siswa Setara, Tak Ada Titip-Menitip
Puluhan warga menggelar unjuk rasa di depan SMAN 11 Kota Tangerang karena kecewa dengan hasil SPMB 2025 jalur domisili - foto: arsip FIN
fin.co.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP tahun ajaran 2026/2027 berjalan transparan, akuntabel, dan berbasis sistem digital untuk menjamin seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama tanpa adanya praktik titip-menitip. Guna mengantisipasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri, Pemkot Tangerang juga menggratiskan biaya pendidikan di 79 SMP dan MTs swasta bagi calon siswa yang tidak lolos seleksi masuk sekolah negeri.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menjelaskan bahwa jumlah pendaftar SPMB jenjang SMP tahun ini mencapai kisaran 22.000 calon peserta didik. Sementara itu, daya tampung kuota SMP Negeri di Kota Tangerang hanya tersedia sekitar 10.000 kursi.
"Daya tampung SMP Negeri sekitar 10 ribu siswa dari total 22 ribu pendaftar. Namun masyarakat tidak perlu khawatir, karena masih ada sekolah gratis dengan standar penyelenggaraan pendidikan yang sama sehingga seluruh masyarakat Kota Tangerang tetap bisa bersekolah," ujar Wahyudi, Rabu (24/6/2026).
Wahyudi memaparkan, program sekolah swasta gratis ini merupakan komitmen penuh pemerintah daerah untuk menjamin pemerataan akses pendidikan. Fasilitas tersebut dapat dinikmati oleh seluruh warga yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kota Tangerang. Secara total, terdapat 79 SMP dan MTs swasta yang telah resmi bekerja sama dengan pemerintah untuk menyukseskan program ini.
Lebih lanjut, Dinas Pendidikan mengimbau masyarakat untuk mulai mengubah pola pikir yang menganggap sekolah negeri lebih unggul daripada sekolah swasta. Wahyudi menegaskan bahwa seluruh sekolah swasta yang bermitra dengan pemerintah terus mendapatkan pembinaan berkala serta memiliki kualitas dan standar pelayanan yang setara dengan sekolah negeri.
"Pemerintah ingin memastikan bahwa semua anak mendapatkan hak yang sama untuk bersekolah. Jangan khawatir apabila belum mendapatkan kursi di sekolah negeri, karena sekolah swasta gratis juga memiliki kualitas dan standar pendidikan yang baik," kata Wahyudi.