News . 19/05/2026, 12:23 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 250 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya telah beroperasi. Namun, mayoritas koperasi tersebut saat ini masih memanfaatkan bangunan sementara karena belum memiliki gerai fisik permanen.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang, Anna Ratna, mengungkapkan bahwa dari total 250 KDMP yang beroperasi, baru 17 koperasi yang memiliki gerai resmi. Pembangunan gerai tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PT Agro Industri Nasional (Agrinas) dan TNI.
"Dari 17 gerai yang dibangun, sebanyak 11 unit telah selesai pembangunannya, sedangkan 6 lainnya masih dalam proses pengerjaan," ujar Anna di Tangerang, Selasa (19/5/2026).
Anna menjelaskan, beberapa kecamatan yang sudah memiliki masing-masing satu gerai fisik antara lain Kecamatan Kronjo, Rajeg, Panongan, Tigaraksa, Cikupa, dan Gunung Kaler.
Sementara itu, 233 KDMP lainnya terpaksa menjalankan aktivitas operasional menggunakan fasilitas seadanya. Kendala utama tersendatnya pembangunan fasilitas ini adalah sulitnya menemukan lahan yang memenuhi kriteria.
"Saat ini 233 koperasi itu memanfaatkan kondisi gerai sementara. Ada yang menumpang di salah satu ruangan kantor desa, ada yang menyewa tempat, dan ada juga yang memakai aset pribadi milik pengurus. Sisanya masih berupaya mencari lahan," kata Anna.
Pemerintah daerah terus mengejar target pemenuhan infrastruktur ini. Berdasarkan Instruksi Presiden Prabowo Subianto, seluruh target total 274 KDMP di Kabupaten Tangerang diharapkan sudah memiliki gerai fisik yang terbangun pada Agustus 2026 mendatang.
Selain mengejar pembangunan fisik, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang juga fokus mengaktifkan 24 KDMP yang tercatat belum berjalan.
"Untuk 24 KDMP yang belum beroperasi, kami targetkan dan dorong agar semuanya sudah mulai buka pada Juni 2026. Dengan demikian, tingkat operasional koperasi di wilayah ini bisa mencapai 100 persen," tutur Anna.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media