News . 16/05/2026, 15:30 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Falahudin, peternak asal Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, sumringah dan mengaku sanga bangga setelah sapi hasil budidayanya dipilih oleh Presiden Prabowo Subianto. Sapi berbobot jumbo tersebut rencananya akan dihibahkan oleh Presiden kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang sebagai hewan kurban pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah.
Rasa bahagia tersebut diungkapkan langsung oleh Falahudin saat ditemui di kediamannya. Ia tidak menyangka satwa hasil kesabarannya dalam beternak mendapat apresiasi tertinggi dari orang nomor satu di Indonesia.
“Alhamdulillah, saya merasa bangga dengan terpilihnya sapi jenis Brangus ini punya saya, terpilih oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto. Bangga sekali saya. Merasa bahagia yang luar biasa dalam hidup saya,” ujar Falahudin, melansir SBN Sabtu (16/5/2026).
Sapi hitam legam yang diberi nama Ambo tersebut merupakan jenis Brangus, hasil persilangan antara sapi Brahman betina dengan pejantan Aberdeen Angus. Saat ini Ambo telah menginjak usia empat tahun dengan bobot mati dan hidup yang sangat proporsional mencapai 1,15 ton.
Falahudin menceritakan bahwa dirinya mulai memelihara Ambo sejak sapi tersebut masih berusia 1,5 tahun. Selama dua setengah tahun masa pemeliharaan, pertumbuhan Ambo melesat sangat pesat setelah dibeli dengan harga pasaran normal.
“Saya pelihara selama berarti dua tahun setengah ini. Alhamdulillah pertumbuhannya semakin pesat. Dibeli harga pasaran biasa, kisaran Rp 110 juta,” ungkapnya.
Guna memastikan kualitasnya layak bagi Kepala Negara, Ambo mendapatkan perawatan serta pengawasan medis yang sangat ketat. Tim kesehatan hewan bentukan dinas terkait rutin melakukan pemeriksaan laboratorium setiap tiga bulan sekali.
“Alhamdulillah, sudah dicek semua. Darah sudah dicek, kotoran sudah dicek. Setiap tiga bulan sekali di sini pun rutin dikasih obat cacing. Jadi kondisi dalam kondisi prima, sehat,” kata Falahudin memastikan kelayakan hewan kurban miliknya.
Rencananya, Ambo akan dikirim dan dipajang terlebih dahulu di Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa, saat pelaksanaan hari raya Iduladha. Usai prosesi penyerahan simbolis kepada Pemkab Tangerang rampung, sapi tersebut akan langsung digiring menuju Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kabupaten Tangerang untuk proses penyembelihan dan pendistribusian daging.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media