Ekonomi . 02/11/2026, 08:29 WIB

Warga Tangerang Sudah Tahu Belum Ada Bansos Digital? Berikut Link Resmi Pendaftarannya

Penulis : Rikhi Ferdian  |  Editor : Rikhi Ferdian

TANGERANG, FIN.CO.ID — Pemerintah bersiap meluncurkan sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital secara nasional pada 10 November 2026 mendatang. Sistem baru berbasis Digital Public Infrastructure (DPI) ini dirancang terintegrasi untuk mempercepat, mentransparansikan, sekaligus memperbaiki akurasi penyaluran bantuan sosial (bansos) langsung ke rekening penerima.

Di tengah persiapan peluncuran ini, pemerintah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya peredaran informasi palsu (hoaks). Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran mandiri dan pengecekan hanya dilakukan melalui link resmi, yaitu:

perlinsos.kemensos.go.id

perlinsos.kemensos.go.id

perlinsos.kemensos.go.id

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa rencana peluncuran sistem ini telah diusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

"Kalau tidak ada perubahan, sekitar tanggal 10 akan di-roll out secara nasional," ujar Luhut, dikutip Senin (2/11/2026).

Sistem Perlinsos Digital ditargetkan mampu menjangkau hingga 50 juta Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 100 juta penerima. Hingga awal November 2026, tercatat 60 juta warga telah terdaftar dan dinyatakan memenuhi kualifikasi.

Direktur Aplikasi Pemerintah Digital Kemkomdigi, Yessi Arnaz Ferari, menjelaskan bahwa sistem ini memanfaatkan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) untuk saling bertukar informasi antarinstansi secara aman. Melalui infrastruktur digital ini, durasi birokrasi penyaluran bansos terpangkas secara drastis.

"Dari sebelumnya penyaluran bansos menghabiskan 75 hingga 200 hari, kini lewat Perlinsos Digital hanya membutuhkan waktu satu menit hingga enam jam," kata Yessi.

Langkah digitalisasi ini juga dipicu oleh temuan ketidaktepatan sasaran data di lapangan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan, dalam uji coba di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ditemukan tingkat kesalahan data yang cukup tinggi, di mana sejumlah penerima bansos kedapatan memiliki simpanan bank yang signifikan.

"Ada penerima bansos, tabungannya di atas Rp100 juta. Kita temukan juga di atas Rp50 juta lebih banyak lagi," kata Gus Ipul.

Oleh karena itu, Gus Ipul berharap digitalisasi ini mampu memperluas partisipasi masyarakat sekaligus menyaring data agar bantuan benar-benar jatuh ke tangan yang berhak.

Untuk mendaftar secara mandiri, masyarakat diminta untuk tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal atau mengisi formulir di media sosial maupun aplikasi pesan seperti Telegram.

Berikut adalah tahapan resmi pendaftaran Perlinsos Digital secara mandiri:

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com