Hukrim . 02/11/2026, 10:07 WIB

Hari Kedelapan Operasi Patuh Maung, Polresta Tangerang Sasar Dua Titik Padat

Penulis : Rikhi Ferdian  |  Editor : Rikhi Ferdian

TANGERANG, FIN.CO.ID – Memasuki hari kedelapan pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang kembali melaksanakan kegiatan penertiban di wilayah hukum Polresta Tangerang, Senin (2/11/2026). Langkah ini diambil guna terus menekan angka pelanggaran dan meningkatkan kedisiplinan para pengguna jalan.

Kegiatan kali ini menyasar dua titik strategis yang padat arus lalu lintas. Lokasi tersebut meliputi Jalan Raya Serang KM 23 Cimanceuri dan area Simpang Traffic Light Balaraja Barat.

"Fokus kami hari ini adalah memastikan aspek keselamatan mendasar dipenuhi oleh pengguna jalan, terutama pengendara roda dua yang melintasi kawasan rawan," ujar Kasat Lantas Polresta Tangerang kepada kompas.com di lokasi kegiatan, Senin.

Dalam pelaksanaan di lapangan, petugas memberikan perhatian khusus terhadap tingkat kepatuhan pengendara sepeda motor dalam menggunakan helm. Pengendara yang melintas diingatkan untuk selalu mengenakan helm berstandar Standar Nasional Indonesia (SNI), baik saat menempuh perjalanan jarak dekat maupun jauh.

Petugas menegaskan bahwa penggunaan helm bukan sekadar formalitas untuk memenuhi aturan lalu lintas atau menghindari sanksi semata. Lebih dari itu, pelindung kepala merupakan bentuk perlindungan diri paling krusial bagi keselamatan pengendara itu sendiri.

"Kami menekankan bahwa helm yang digunakan dengan benar dapat secara signifikan mengurangi risiko cedera serius pada bagian kepala apabila terjadi kecelakaan di jalan raya," kata petugas yang bertugas dalam operasi tersebut.

Selain edukasi lisan, petugas di lapangan juga memeriksa kelayakan cara pemakaian helm para pengendara. Mereka mengingatkan masyarakat agar memastikan helm terpasang dengan baik dan tali pengunci telah diklik dengan erat hingga aman.

Keselamatan berkendara dinilai perlu dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten oleh setiap individu. Oleh karena itu, pendekatan humanis tetap dikedepankan demi menyentuh kesadaran para pengguna jalan.

"Keselamatan itu dimulai dari hal kecil, seperti memastikan tali helm sudah terkunci erat sebelum mesin motor dinyalakan. Jangan abaikan keselamatan diri sendiri," tutur salah satu perwira pengendali operasi.

Sebagai informasi, Operasi Patuh Maung 2026 ini digelar selama 14 hari berturut-turut, terhitung mulai tanggal 26 Oktober hingga 8 November 2026 mendatang. Kegiatan ini mengedepankan upaya preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum secara terukur.

Melalui konsistensi operasi ini, Polresta Tangerang berharap penggunaan helm dapat bertransformasi menjadi kebiasaan mutlak setiap pengendara sepeda motor. Kesadaran ini diharapkan lahir sebagai kebutuhan proteksi diri, bukan karena takut terhadap keberadaan petugas di jalan.

"Harapan kami, tertib berlalu lintas ini menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, sehingga keselamatan di jalan raya dapat terwujud secara berkelanjutan," pungkasnya.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com