Ekonomi . 15/10/2026, 09:24 WIB

Pemerintah Pacu Ekspor Bernilai Tambah Tinggi Lewat Hilirisasi

Penulis : Rikhi Ferdian  |  Editor : Rikhi Ferdian

TANGERANG, FIN.CO.ID — Pemerintah terus menggalakkan ekspor produk bernilai tambah tinggi melalui program hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam Indonesia. Hilirisasi dinilai menjadi salah satu kunci utama untuk mendongkrak nilai tambah komoditas lokal, sekaligus memperkuat fondasi kemandirian ekonomi nasional di pasar global.

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan hal tersebut saat membuka pameran perdagangan internasional Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Rabu (14/10/2026).

Menurut Bahlil, urgensi hilirisasi tercermin dari kinerja perdagangan luar negeri Indonesia yang terus menunjukkan tren positif. "Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari hingga Agustus 2026 mencapai 7,25 miliar dollar AS. Nilai ekspor pada periode tersebut tercatat sebesar 193,6 miliar dollar AS, atau meningkat 4,74 miliar dollar AS secara tahunan," ujarnya.

Melalui TEI ke-41, Bahlil berharap kerja sama investasi, transisi energi, pengembangan teknologi digital, serta perluasan akses pasar dapat terus ditingkatkan demi memberi dampak langsung bagi para eksportir. Ia juga optimistis capaian transaksi dalam pameran tahun ini mampu melampaui hasil tahun lalu.

"Saya percaya Trade Expo Indonesia tahun ini dapat memaksimalkan kontribusinya pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Saya meminta agar capaian kali ini bisa melampaui target tahun sebelumnya yang dipatok 16 miliar dollar AS lebih, di mana realisasinya saat itu berhasil menyentuh sekitar 22,8 miliar dollar AS," tegas Bahlil.

Peluang Produk Lokal

Pembukaan pameran tahunan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah. Ia menilai TEI ke-41 menjadi wadah promosi strategis bagi produk unggulan dari seluruh pelosok tanah air, termasuk komoditas lokal hasil karya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta perajin dari Kabupaten Tangerang.

"Melalui Trade Expo di ICE BSD inilah semua barang dari seluruh Indonesia dipamerkan, termasuk dari Kabupaten Tangerang. Mudah-mudahan kita bisa mendapat peluang untuk mengekspor barang-barang kerajinan khas Kabupaten Tangerang," kata Intan.

Intan mengimbau para pelaku usaha lokal memanfaatkan kehadiran para pembeli (buyers) potensial, baik dari dalam maupun luar negeri, sebagai batu loncatan untuk memperluas jangkauan pasar ke tingkat global.

Di sisi lain, kehadiran pembeli internasional ini diharapkan dapat memacu instansi terkait dan para pelaku usaha untuk terus menggenjot kualitas serta daya saing produk. "Dengan hadirnya pembeli dari berbagai negara di ajang TEI ke-41 ini, diharapkan potensi ekspor produk unggulan Kabupaten Tangerang semakin terbuka lebar sehingga mampu menggerakkan ekonomi daerah," pungkasnya.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com