Angin Mengarah ke Timur, Menhub Tutup 8 Bandara hingga Tengah Malam Akibat Abu Anak Krakatau
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudi Purwagandhi saat memberikan keterangan kepada awak media terkait penutupan sementara 8 bandara imbas sebaran abu vulkanik. (Rikhi Ferdian)
Dudi menegaskan penutupan ini dijadwalkan berlangsung hingga pukul 24.00 WIB, sebelum nantinya dilakukan evaluasi total pada tengah malam. Kendati demikian, otoritas bandara tidak tinggal diam menunggu tengah malam. Evaluasi berkala terus dilakukan setiap 30 menit sekali menggunakan metode paper test.
Pengujian lapangan ini digencarkan di seluruh bandara, khususnya yang berada di jalur pergerakan angin menuju arah timur.
"Kami terus-menerus memonitor setiap setengah jam, 30 menit, kami melakukan paper test di seluruh bandara. Tidak hanya di delapan bandara tersebut, tapi di seluruh bandara, khususnya yang mengarah ke timur, untuk mengantisipasi apakah penyebaran debu itu semakin melebar atau berkurang," tegas Menhub.
Hingga saat ini, pemerintah belum dapat memastikan kapan kedelapan bandara tersebut bisa kembali beroperasi secara normal. Kemenhub meminta masyarakat dan calon penumpang untuk memaklumi situasi ini demi keselamatan bersama.
Baca Juga
"Jadi kita bisa melihat begitu dinamisnya cuaca itu berubah. Kami harus bisa mengantisipasi segala sesuatunya," pungkas Dudi.