Sabtu, 25 Juli 2026
--°C --
-- · --
Ekonomi

Moling QRIS Bapenda, Camat Tigaraksa: Layanan Pajak Semakin Dekat dengan Masyarakat

RF
Tim Redaksi
25/07/2026, 09:11 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi tangerangraya.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Moling QRIS Bapenda, Camat Tigaraksa: Layanan Pajak Semakin Dekat dengan Masyarakat

Pemkab Tangerang resmi meluncurkan Mobil Keliling Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (Moling PBB-P2) berbasis QRIS - Rikhi Ferdian

TANGERANG, FIN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi meluncurkan Mobil Keliling Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (Moling PBB-P2) berbasis QRIS. Inovasi digitalisasi sektor perdesaan dan perkotaan ini dihadirkan untuk mempermudah masyarakat dalam bertransaksi sekaligus menggenjot penerimaan pajak daerah. 

Peluncuran armada pelayanan digital tersebut dipusatkan di Kecamatan Tigaraksa, Jumat, 24 Juli 2026. Momentum ini diresmikan langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, di sela-sela agenda High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Tangerang. 

Melalui kehadiran Moling QRIS, wajib pajak di wilayah perdesaan maupun perkotaan kini tidak perlu lagi mendatangi kantor pelayanan pajak daerah. Armada mobile ini akan bergerak dinamis menyambangi sejumlah wilayah kecamatan, desa, hingga kelurahan untuk menjemput bola. 

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menyatakan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif dan transparan. 

"Kita tidak hanya membawa mobil pelayanan ke tengah masyarakat, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pembayaran digital. Masyarakat harus merasakan bahwa membayar pajak sekarang semakin mudah, cepat, aman, dan transparan," ujar Maesyal, Jumat, 24 Juli 2026. 

Pelayanan Moling QRIS ini dijadwalkan beroperasi secara serentak mulai 27 Juli hingga 11 Agustus 2026 mendatang. Operasionalnya akan mencakup seluruh wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pajak Daerah Kabupaten Tangerang. 

Guna menstimulus minat masyarakat bermigrasi ke transaksi digital, Pemkab Tangerang juga menyiapkan daya tarik khusus. Wajib pajak yang melakukan pembayaran PBB-P2 menggunakan QRIS di armada Moling akan mendapatkan insentif langsung berupa minyak goreng atau gula selama persediaan masih ada. 

Meski begitu, Maesyal menekankan bahwa stimulus bahan pokok tersebut hanyalah pemantik awal agar masyarakat mulai terbiasa dengan ekosistem pembayaran nontunai. Ia juga menginstruksikan para camat, kepala desa, lurah, hingga ketua RT/RW untuk masif menyosialisasikan jadwal operasional Moling QRIS.

Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, menilai inovasi ini memangkas hambatan jarak dan waktu bagi warga yang sibuk. Pihaknya menyatakan siap mengawal sosialisasi agar program ini terserap maksimal oleh masyarakat desa dan kelurahan. 

"Kami menyambut baik hadirnya Moling QRIS ini. Dengan pelayanan yang datang lebih dekat ke masyarakat, warga tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan layanan sekaligus melakukan pembayaran PBB-P2," ujar Cucu.

Ia mengatakan, Kecamatan Tigaraksa siap mendukung program digitalisasi pelayanan perpajakan dengan membantu menyosialisasikan layanan tersebut kepada masyarakat melalui pemerintah desa, kelurahan, RT, RW, dan berbagai unsur kemasyarakatan.

Cucu juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Moling QRIS sebagai kesempatan untuk memenuhi kewajiban membayar pajak sekaligus mulai beralih menggunakan transaksi digital.

"Kami akan terus membantu menyosialisasikan program ini kepada masyarakat. Kami berharap warga dapat memanfaatkan kemudahan yang diberikan, baik dari sisi pelayanan maupun pembayaran melalui QRIS. Dengan pajak yang dibayarkan masyarakat, tentu akan kembali dalam bentuk pembangunan dan peningkatan pelayanan di daerah," tuturnya.

Di sisi lain, tren positif tercatat pada sektor pendapatan daerah. Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, Syaifullah, membeberkan realisasi penerimaan PBB-P2 hingga 21 Juli 2026 telah menembus angka Rp343,97 miliar. 

"Angka tersebut setara dengan 52,12 persen dari total target penerimaan sebesar Rp660 miliar. Realisasi ini tumbuh 9,16 persen atau meningkat Rp28,85 milar dibanding periode yang sama tahun lalu. Kami optimistis Moling QRIS ini akan memperluas akses sekaligus mendongkrak realisasi PBB-P2," kata Syaifullah.

Bagikan Artikel
Rikhi Ferdian
Rikhi Ferdian
Penulis
FIN Biro Tangerang Raya