Waspada Kemarau Panjang! Pemkab Tangerang Minta BPBD hingga DLHK Siaga Bencana
Ilustrasi tanah retak di musim kemarau. (istimewa)
TANGERANG, FIN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra dalam menghadapi ancaman musim kemarau panjang tahun ini.
Imbauan tersebut disampaikan seiring dengan kondisi cuaca ekstrem di mana hujan tercatat sudah tidak mengguyur kawasan pemukiman maupun hutan selama hampir tiga minggu terakhir.
Asisten Daerah (Asda) III Bidang Hukum, Administrasi, dan Umum, Firzada Mahalli, menegaskan bahwa kekeringan yang melanda dalam kurun waktu beberapa pekan ini berpotensi memicu timbulnya bencana, terutama ancaman kebakaran lingkungan dan pemukiman warga.
"Saya mengingatkan kepada kita semua bahwa saat ini kita memasuki musim kemarau dan hampir tiga minggu tidak turun hujan. Kondisi ini harus kita waspadai bersama karena potensi kebakaran sangat besar," ujar Firzada, Senin (20/7/2026).
Menanggapi situasi darurat kemarau tersebut, Firzada secara tegas menginstruksikan jajaran dinas teknis terkait untuk mengambil langkah antisipatif dan berada dalam posisi siaga penuh.
Beberapa instansi yang menjadi garda terdepan dalam penanganan potensi bencana ini di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial (Dinsos), serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).
"Untuk itu, saya instruksikan stakeholder terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, dan Lingkungan Hidup untuk siaga menjaga kebersihan serta kondisi lingkungan guna menghindari risiko bencana kebakaran," tegasnya.
Selain mengomando jajaran kedinasan, pihak Pemda juga mewanti-wanti masyarakat agar tidak melakukan tindakan berisiko yang dapat memicu kobaran api, seperti membakar sampah sembarangan atau membuang puntung rokok di area yang kering dan rawan terbakar.