Ekonomi . 10/05/2026, 12:22 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Realisasi investasi di Provinsi Banten pada tahun 2025 mencatatkan angka signifikan sebesar Rp 130,2 triliun. Capaian ini meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah Rp 105,64 triliun. Naiknya angka realisasi investasi ini diharapkan menjadi motor penggerak pembukaan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan buruh di wilayah tersebut.
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, pertumbuhan investasi yang positif harus dibarengi dengan iklim ketenagakerjaan yang kondusif. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Tangerang, Minggu (10/5/2026).
“Realisasi investasi yang mencapai Rp 130,2 triliun ini adalah modal penting. Kami berharap peningkatan ini berdampak langsung pada terbukanya lapangan pekerjaan dan kesejahteraan para pekerja,” ujar Andra.
Menurut Andra, sektor industri pengolahan yang tersebar di 20 kawasan industri, mulai dari Kota Cilegon, Kabupaten Serang, hingga Tangerang Raya, masih menjadi tulang punggung ekonomi Banten. Ia mencatat, pada triwulan I-2026, pertumbuhan ekonomi Banten mampu menyentuh angka 5,64 persen secara tahunan (year on year).
Andra menekankan bahwa stabilitas ekonomi ini tidak lepas dari peran serikat pekerja sebagai mitra strategis pemerintah dan dunia usaha. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengedepankan dialog sosial dalam menyelesaikan perselisihan industrial.
“Serikat pekerja, pengusaha, dan pemerintah adalah mitra sosial. Hubungan industrial harus dibangun berbasis kekeluargaan dan musyawarah mufakat untuk menjaga keseimbangan hak dan kewajiban,” tambahnya.
Beberapa poin krusial yang menjadi sorotan Pemprov Banten ke depan meliputi peningkatan produktivitas, upah yang berkeadilan, pengembangan keterampilan tenaga kerja, serta jaminan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengapresiasi kondusivitas yang dijaga oleh para buruh di wilayahnya. Berbeda dengan aksi massa di jalanan, peringatan May Day 2026 di Kabupaten Tangerang diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan olahraga.
“Tahun ini kami menggelar kompetisi sepak bola, bulu tangkis, catur, hingga bola voli. Selain itu, ada pengajian, santunan anak yatim, dan layanan kesehatan gratis,” kata Maesyal.
Kondisi yang tertib dan kooperatif di pusat industri seperti Tangerang diharapkan terus berlanjut guna memberikan rasa aman bagi investor dan kenyamanan bagi para pekerja dalam jangka panjang.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media