Jumat, 02 Oktober 2026
--°C --
-- · --
Kesehatan

BRIN : SiDoni Karya Anak Bangsa yang bermanfaat Luas

RF
Tim Redaksi
01/10/2026, 17:47 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi tangerangraya.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
BRIN : SiDoni Karya Anak Bangsa yang bermanfaat Luas

Audiensi PMI Kabupaten Tangerang dengan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkenalkan inovasi SIDONI. (Rikhi Ferdian)

TANGERANG, FIN.CO.ID -  Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang terus mendorong pengembangan inovasi dalam pelayanan donor dan pengelolaan darah. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui audiensi jajaran PMI Kabupaten Tangerang dengan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memperkenalkan sekaligus memaparkan inovasi SIDONI, sebuah aplikasi terintegrasi dalam ekosistem pelayanan darah.

Audiensi tersebut dihadiri jajaran pengurus PMI Kabupaten Tangerang melalui Sekretaris Umum PMI Kabupaten Tangerang, serta Kepala Unit Pengelola Darah (UPD) PMI Kabupaten Tangerang, dr. Zainal Muttaqin.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BRIN memberikan apresiasi terhadap inovasi SIDONI yang dinilai memiliki konsep terintegrasi dan dapat memberikan manfaat luas dalam ekosistem pelayanan darah.

Menurut Kepala BRIN, SIDONI merupakan salah satu bentuk inovasi anak bangsa yang memiliki potensi untuk dikembangkan dan dimanfaatkan dalam skala yang lebih luas.

“Aplikasi SIDONI merupakan hasil inovasi anak bangsa yang sudah selayaknya bisa digunakan di tingkat nasional. Karena aplikasi ini secara holistik dapat ditelusuri dalam sistem, mulai dari pendonor sampai kepada penerima atau pasien di rumah sakit,” ujar Kepala BRIN.

Apresiasi tersebut menjadi momentum penting bagi PMI Kabupaten Tangerang untuk terus mengembangkan SIDONI sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan darah.

Dokter Boyke, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan rasa syukur atas penerimaan dan apresiasi yang diberikan Kepala BRIN terhadap inovasi yang dikembangkan PMI Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah, kami dari PMI Kabupaten Tangerang diterima dengan baik oleh Kepala BRIN. Beliau mengapresiasi dan mengakui SIDONI sebagai aplikasi yang inovatif dan terintegrasi. Hal ini tentunya sangat membantu bagi pendonor, pasien-pasien, maupun unit pengelola darah,” ungkap dr. Boyke.

Menurutnya, SIDONI tidak hanya menjadi sebuah aplikasi digital, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun sistem pelayanan darah yang lebih terintegrasi, transparan, mudah ditelusuri, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Lebih lanjut, dr. Boyke menyampaikan bahwa inovasi SIDONI juga akan diikutsertakan dalam kegiatan Indonesia Innovation Summit and Expo (IISE) yang rencananya akan dilaksanakan pada Desember 2026 di ICE BSD.

Keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkenalkan SIDONI secara lebih luas sekaligus membuka peluang pengembangan dan kolaborasi inovasi pelayanan darah di tingkat yang lebih besar.

Sementara itu, Sekretaris Umum PMI Kabupaten Tangerang menegaskan bahwa apresiasi dari BRIN menjadi pemicu bagi PMI Kabupaten Tangerang untuk terus melahirkan berbagai inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Langkah inilah yang menjadi trigger bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik bagi para pendonor, khususnya warga masyarakat Kabupaten Tangerang dan umumnya masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” ujarnya.

Ia menambahkan, transformasi digital menjadi salah satu langkah strategis PMI Kabupaten Tangerang dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin membutuhkan pelayanan yang cepat, mudah, terintegrasi, dan akuntabel.

Melalui SIDONI, PMI Kabupaten Tangerang berharap ekosistem pelayanan darah dapat semakin terkoneksi, mulai dari proses pendonor, pengelolaan darah, hingga pemanfaatannya bagi pasien yang membutuhkan di rumah sakit.

Bagikan Artikel
Rikhi Ferdian
Rikhi Ferdian
Penulis
FIN Biro Tangerang Raya