Bola . 10/09/2026, 14:52 WIB

Sekjen PSSI Minta Suporter Persib Tidak Memaksakan Diri Datang ke Jakarta

Penulis : Rikhi Ferdian  |  Editor : Rikhi Ferdian

TANGERANG, FIN.CO.ID – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, mengimbau suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung untuk mengedepankan ketertiban jelang laga pekan kedua BRI Super League 2026/2027.

Pertandingan bertajuk El Clasico Indonesia tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Sabtu, 12 September 2026.

Yunus Nusi menegaskan bahwa PSSI ingin hubungan antarsuporter kedua tim terus membaik dan bergerak ke arah yang lebih dewasa.

“Tentu PSSI berharap ke depan kita bisa berdampingan. Insyaallah, dengan komunikasi dan niat baik dari semua pihak, hal itu sangat mungkin terwujud. Karena sejatinya, sepak bola adalah pemersatu bangsa, bukan sesuatu yang memisahkan kita,” ujar Yunus Nusi di Jakarta, Kamis, 10 September 2026.

Meski menginginkan perdamaian, Yunus meminta seluruh pihak untuk tetap realistis melihat situasi keamanan di lapangan.

Jika pihak panitia pelaksana (panpel) Persija, The Jakmania, maupun aparat kepolisian menilai kehadiran suporter Persib berisiko memicu gangguan keamanan akibat provokasi pihak lain, PSSI meminta suporter tim tamu menahan diri.

“Apabila dari pihak Persija, The Jakmania, maupun pihak keamanan menilai bahwa kehadiran perwakilan suporter Persib di Jakarta atau di stadion GBK justru dikhawatirkan akan ditunggangi oleh pihak-pihak lain dan berpotensi menimbulkan situasi yang tidak kondusif, maka untuk sementara waktu sebaiknya tidak ada perwakilan suporter Persib yang datang ke Jakarta,” tegas Yunus.

Sebagai solusi, Yunus menyarankan agar pendukung Maung Bandung menggelar acara nonton bareng (nobar) di daerah masing-masing demi menjaga kondusivitas.

“Akan lebih baik suporter Persib menonton bareng di tempat masing-masing. Jangan memaksakan diri untuk datang ke Jakarta atau ke kawasan stadion,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembatasan ini bukan bertujuan untuk memutus hubungan baik, melainkan demi keselamatan bersama. Yunus meminta rivalitas legendaris kedua klub hanya terjadi di dalam lapangan selama waktu normal.

“Rivalitas cukup 90 menit di lapangan. Di luar itu, kita tetap satu bangsa, satu Indonesia. Mari kita jaga ketertiban, kedamaian, dan persaudaraan,” pungkasnya.

Laga Persija kontra Persib diprediksi berjalan sengit lantaran kedua tim modal positif di pekan perdana. Tim Macan Kemayoran sukses mencuri tiga poin usai menang 1-0 di markas Borneo FC. Di sisi lain, Persib Bandung berhasil menumbangkan PSM Makassar dengan skor meyakinkan 3-1.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com