News . 21/07/2026, 11:59 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian | Editor : Rikhi Ferdian
TANGERANG, FIN.CO.ID - Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik produksi sekaligus gudang penyimpanan bahan baku di Jalan Raya Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten, Senin, 20 Juli 2026 sore. Insiden ini mengakibatkan asap hitam pekat membubung tinggi ke udara akibat besarnya kobaran api.
Banyaknya material yang mudah terbakar di dalam area pabrik membuat api merambat dan membesar dengan sangat cepat. Peristiwa mencekam ini diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 16.40 WIB atau menjelang pukul 17.00 WIB.
Menerima laporan kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang langsung bergerak cepat mengerahkan armada dan personel ke lokasi guna melokalisir perambatan api.
Kepala UPT Damkar dan Penyelamatan Korban Periuk, Kamaludin Azizi menuturkan, pihaknya menerjunkan puluhan petugas ke lapangan untuk mempercepat proses penjinakan si jago merah.
"Kami menerjunkan sekitar 50 hingga 60 personel yang dibantu 14 unit mobil pemadam kebakaran," ujar Kamaludin saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, Senin, 20 Juli 2026.
Kamaludin menambahkan, petugas di lapangan beruntung tidak mengalami kendala terkait pasokan air. Hal ini dikarenakan sumber air di sekitar lokasi kebakaran dinilai cukup dekat dan memadai untuk menyuplai armada.
Meski pasokan air aman, tim pemadam sempat menghadapi tantangan berat saat menuju lokasi kejadian. Kepadatan lalu lintas di jam pulang kerja menjadi hambatan utama yang harus dihadapi armada damkar di jalan raya.
"Kesulitannya karena ini memang jalur pulang kerja. Lalu lintas dari arah Tangerang menuju Sepatan hingga Kampung Melayu agak sedikit terhambat, sehingga perjalanan armada kami sempat tertahan," jelas Kamaludin.
Hingga saat ini, pihak BPBD Kota Tangerang belum bisa memastikan penyebab pasti dari munculnya titik api. Saat petugas tiba di lokasi, kobaran api sudah dalam kondisi membesar dan melumat bangunan.
"Ini yang terbakar jenis bahan kemenyan. Sampai saat ini kami belum mengetahui penyebabnya karena saat kami menerima laporan dan sampai di lokasi, api sudah telanjur besar," tambahnya.
Pihak pemadam kebakaran memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Kebakaran hebat tersebut terjadi saat aktivitas produksi di dalam pabrik sedang tidak beroperasi.
Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran masih terus berjibaku di lapangan untuk melakukan proses pendinginan guna memastikan api benar-benar padam dan tidak memicu penyalaan ulang.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media