News . 05/07/2026, 12:00 WIB

Kebakaran TPA Jatiwaringin: 102 Warga Mengungsi, 22 Orang Terkena ISPA

Penulis : Rikhi Ferdian  |  Editor : Rikhi Ferdian

TANGERANG, FIN.CO.ID  – Sebanyak 102 warga terdampak kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin saat ini terpaksa mengungsi di posko darurat, sementara 22 orang di antaranya dilaporkan mulai terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan seluruh korban pengungsian dan pasien ISPA telah mendapatkan penanganan medis intensif dari pihak Puskesmas serta Dinas Kesehatan setempat.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk memfasilitasi seluruh kebutuhan logistik dan kesehatan masyarakat yang terdampak. Hal itu disampaikannya saat mendampingi Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, meninjau langsung lokasi TPA Jatiwaringin pada Sabtu, 4 Juli 2026.

"Alhamdulillah sudah kita siapkan tempatnya, tempat tidurnya, kebutuhan sehari-harinya, termasuk dengan pemeriksaan kesehatannya. Dinas Kesehatan maupun Puskesmas tidak hanya standby di posko tetapi hadir door to door mendatangi rumah-rumah," ujar Maesyal Rasyid.

Pemkab Tangerang telah menyediakan dua titik pengungsian sementara, yaitu di Kantor Desa Tanjakan dan Kantor Desa Rajeg Mulya. Guna mempercepat penanganan, status kedaruratan selama 14 hari juga telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati.

"SOP tanggap darurat sesuai dengan peraturan perundangan sudah dilakukan melalui SK Bupati tentang status kedaruratan selama 14 hari, tetapi mudah-mudahan ini lebih cepat penanganannya supaya ini juga bisa kita atasi," imbuhnya.

Di lokasi yang sama, Wamen LH Diaz Hendropriyono menjelaskan bahwa pemadaman di TPA Jatiwaringin memiliki tantangan berat mirip kebakaran lahan gambut. Meski permukaan terlihat padam, bara api di lapisan bawah masih aktif dipicu oleh kandungan gas metana (CH4) yang rawan meledak.

Untuk memetakan titik api (hotspot), Kementerian LH kini menerjunkan drone pemantau yang dikoordinasikan dengan pihak bandara, serta menyiagakan Mobile Monitoring System untuk mengukur kualitas udara di sekitar lokasi.

"Kementerian Kehutanan juga telah membantu kami memadamkan api. Sebanyak 30 personel dari Jawa Barat dan Sulawesi yang ahli dalam memadamkan gambut diturunkan ke sini," kata Diaz.

Diaz mengapresiasi langkah cepat Pemkab Tangerang dalam mengantisipasi dampak kesehatan warga. Selain itu, ia juga mengingatkan Pemkab Tangerang untuk menjaga lahan seluas 5 hektar yang dialokasikan untuk program Waste to Energy (WTE) agar program strategis dari Presiden Prabowo tersebut tetap berjalan sesuai rencana.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com