Pemerintahan . 15/06/2026, 16:46 WIB

Wakili Kabupaten Tangerang, Lurah Tigaraksa Optimistis Raih Hasil Terbaik di Tingkat Provinsi Banten

Penulis : Rikhi Ferdian  |  Editor : Rikhi Ferdian

fin.co.id - Kelurahan Tigaraksa resmi mewakili Kabupaten Tangerang dalam ajang Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Banten tahun 2026. Saat ini, persiapan terus dimatangkan dengan merapikan berkas administrasi serta bersiap menghadapi tahapan ekspos di tingkat provinsi sembari mengunggah seluruh dokumen persyaratan ke sistem penilaian.

Lurah Tigaraksa, Eko Suyanto mengungkapkan, bahwa keikutsertaan dalam lomba ini membawa tanggung jawab besar karena membawa nama baik Kabupaten Tangerang. Menurutnya, proses penilaian dalam perlombaan ini akan menitikberatkan pada tiga aspek utama, yaitu pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan.

"Persiapan untuk lomba kelurahan tingkat Provinsi Banten ini kita lakukan sebaik-baiknya karena kita membawa nama baik tidak hanya Kelurahan atau Kecamatan Tigaraksa, namun juga Kabupaten Tangerang. Pemenuhan dokumen-dokumen administrasi yang harus di-upload sudah kita lakukan, walaupun kita semua non-stop mempersiapkan itu," ujar Eko saat ditemui di kantornya pada Senin, 15 Juni 2026.

Ia menjelaskan, pada aspek pemerintahan, Kelurahan Tigaraksa menonjolkan inovasi pelayanan publik. Salah satunya dengan memberlakukan sistem piket bagi para staf selama hari libur nasional dan cuti bersama, seperti pada perayaan Nyepi dan Idul Fitri, guna memastikan kebutuhan administratif warga tetap terpenuhi. Selain itu, kerapian dokumen seperti Standar Operasional Prosedur (SOP) dan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) juga menjadi fokus utama pemeriksaan tim penilai.

Sementara itu, pada aspek kewilayahan, kelurahan Tigaraksa mengandalkan inovasi digital dalam pengelolaan lingkungan melalui peluncuran aplikasi bernama Tiga Pelita (Tigaraksa Peduli Lingkungan Kita). Melalui aplikasi berbasis Android ini, masyarakat dapat memantau jumlah tabungan sampah dan kategori sampah yang mereka pilah secara mandiri. Inovasi ini didukung dengan perluasan jaringan bank sampah dari yang semula 7 unit kini bertambah menjadi 14 unit.

"Jadi semakin banyak bank sampah, semakin banyak masyarakat yang terlayani, sehingga residu sampah yang ke TPA Jatiwaringin ini menjadi berkurang. Bank sampah kita pun juga membangun aplikasi namanya Tiga Pelita. Nilai plusnya ada di situ, self-assessment," kata Eko menambahkan.

Untuk aspek kemasyarakatan, Kelurahan Tigaraksa berhasil menggerakkan pemberdayaan warga melalui Koperasi Merah Putih. Meskipun beroperasi dari ruang yang terbatas, koperasi yang kini beranggotakan lebih dari 180 orang yang sebagian adalah pelaku usaha mikro atau warung kelontong ini mampu mencatatkan omzet rata-rata sebesar Rp15 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Partisipasi aktif warga juga terlihat di lingkungan RT RW di mana masyarakat bersama kader PKK, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas tengah menyulap lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum yang terbengkalai menjadi kebun produktif Tanaman Obat Keluarga (Toga).

"Dukungan dari perangkat RT, RW, dan seluruh elemen masyarakat sangat luar biasa dalam menyukseskan verifikasi lapangan ini," kata Lurah yang akrab dipanggil Mas Lurah Eko ini.

Melalui sinergi seluruh elemen tersebut, Eko optimistis Kelurahan Tigaraksa dapat meraih hasil terbaik dalam penilaian tingkat provinsi ini. Jika berhasil lolos di tahap ini, Kelurahan Tigaraksa akan menjadi calon juara yang berhak melaju ke perlombaan di tingkat nasional.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com