News . 07/06/2026, 20:13 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian | Editor : Rikhi Ferdian
fin.co.id - Dunia kepanduan Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. R. Herman Imam Sulistio yang biasa disapa Kak Herman, tokoh Pramuka legendaris asal Tangerang ini meninggal dunia setelah menjadi korban kecelakaan tabrak lari di Jalan Raya Serang, kawasan Bitung, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Minggu (7/6/2026) dini hari.
Pria yang dikenal bersahaja tersebut mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian saat sedang mengayuh sepeda kesayangannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi di kawasan Cisereh Gumarang, Jalan Raya Serang - Bitung. Kak Herman diduga ditabrak oleh kendaraan yang langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).
Wafatnya pria kelahiran 1955 silam yang dikenal setia pada dunia kepramukaan ini menyisakan duka mendalam bagi ribuan kader di wilayah Tangerang Raya dan Provinsi Banten. Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai kalangan. Mulai dari anggota Pramuka, unsur pemerintah daerah, hingga insan pers yang menilainya sebagai sosok inspiratif.
Ruang digital pun turut diselimuti duka; media sosial diramaikan oleh ucapan dukacita melalui tagar #selamatjalankherman dan #pramukaberduka
Bagi para anggota Pramuka, kehadiran Kak Herman dengan seragam cokelat lengkap dan sepeda merahnya merupakan pemandangan yang ikonik. Mengayuh sepeda antarkota bukan sekadar untuk transportasi, melainkan wujud nyata dari prinsip Dasa Darma Pramuka.
Jarak ratusan kilometer tidak pernah menyurutkan semangatnya menghadiri berbagai kegiatan kepramukaan. Almarhum sempat memicu kekaguman nasional saat bersepeda dari Tangerang menuju Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, hingga Bumi Perkemahan Jatinangor, Sumedang.
Ia juga tercatat hampir tidak pernah absen, mulai dari perkemahan tingkat ranting hingga agenda berskala nasional. Sosoknya juga begitu dihormati oleh para anggota Pramuka.
Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi seumur hidupnya, jenazah Kak Herman dishalatkan di Masjid Raya Al-A'zhom, Kota Tangerang. Ratusan anggota Pramuka dan pelayat memberikan penghormatan terakhir untuk almarhum sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kedaung.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media