Jumat, 29 Mei 2026
--°C --
-- · --
Olahraga

Persita Tutup Musim Super League dengan Hasil Buruk, Carlos Pena Minta Maaf

RFH
24/05/2026, 07:34 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi tangerangraya.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Persita Tutup Musim Super League dengan Hasil Buruk, Carlos Pena Minta Maaf

Pelatih Persita Carlos Pena saat memberikan keterangan kepada wartawan. (rfh)

fin.co.id -  Persita Tangerang harus menyudahi perjuangan mereka di pekan ke-34 BRI Super League musim 2025-2026 dengan hasil yang antiklimaks. Performa mengecewakan di fase akhir kompetisi membuat jajaran pelatih dan pemain terpukul.

Pelatih kepala Persita, Carlos Pena, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung setia klub berjuluk Pendekar Cisadane tersebut. Ia menilai anak asuhnya tidak menunjukkan daya juang yang semestinya di lapangan.

"Pertama-tama, saya ingin meminta maaf kepada semua fans. Saya pikir kami tidak bertarung seperti biasanya. Kami bertarung seperti (menghadapi laga) yang mudah. Bagi saya, ini tidak terlalu mudah," ujar Carlos Pena, dikutip Minggu, 24 Mei 2026.

Pelatih asal Spanyol tersebut menyoroti rapuhnya lini pertahanan timnya yang begitu mudah ditembus oleh lawan, terutama melalui skema gol jarak jauh.

Advertisement

"Tidak terlalu banyak penjelasan, karena (proses) gol pertama lawan adalah tembakan dari jarak jauh. Itu sangat mudah, begitu pula dengan gol kedua. Sangat mudah," kata Peña dengan nada kecewa.

Pena juga tidak memungkiri bahwa performa timnya merosot tajam menjelang akhir kompetisi. Evaluasi total dipastikan akan menjadi fokus utama untuk menyongsong musim depan.

"Satu-satunya hal terbaik untuk hari ini adalah sepanjang musim ini akhirnya sudah selesai. Sebab, dua setengah bulan terakhir performa tim ini memang tidak baik. Kami belum berhasil tampil dengan baik. Mudah-mudahan ini bisa menjadi pelajaran untuk memperbaiki tim ke depannya," tuturnya lagi.

Pemain Persita, Javlon Guseynov, mengungkapkan rasa kecewa yang mendalam atas hasil yang diraih tim. Ia mengakui periode akhir musim ini menjadi momen yang sangat berat bagi seluruh skuad.

"Saya sebagai wakil dari tim meminta maaf kepada suporter dan semua pihak yang menaruh harapan kepada kami. Kita semua kecewa, kecewa besar," kata Javlon.

Pemain asal Uzbekistan tersebut sepakat dengan pernyataan Carlos Pena bahwa performa tim menurun drastis di fase krusial liga.

"Seperti yang pelatih katakan, lawan tampil lebih bagus dan sekarang musim telah selesai. Dua bulan terakhir ini memang sangat berat untuk kami. Sekali lagi, saya meminta maaf," pungkasnya.

Bagikan Artikel
Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis
FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang Raya