Sekolah ABK dan SDN di Tangsel Jadi Sasaran Maling dalam Dua Pekan
Ilustrasi Pelaku Pencurian - Istimewa
fin.co.id - Aksi pencurian terjadi di sekolah anak berkebutuhan khusus (ABK) Yayasan Bina Griya Karya Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Pelaku yang membobol ruang musik berhasil membawa kabur sejumlah barang berharga.
Aksi pencurian yang terjadi pada 11 Mei 2026 itu pertama kali diketahui oleh pengurus sekolah pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, seorang guru bernama Andre, mendapati pintu ruang musik dalam keadaan rusak dengan gembok yang telah hilang.
"Saat tiba, kondisi ruangan sudah berantakan. Empat unit keyboard dan dua gitar akustik hilang," ujar Andre saat ditemui di lokasi, Sabtu, 16 Mei 2026.
Pelaku diduga sempat mencoba menggasak perangkat pengeras suara (amplifier). Namun, alat tersebut tak sempat dibawa kabur dan ditemukan tertinggal di luar ruangan, diduga pelaku terburu-buru atau kesulitan membawanya.
Menurut Andre, kehilangan alat musik ini menjadi pukulan berat bagi sekolah. Namun, Andre menegaskan bahwa jadwal latihan musik bagi para ABK tetap diupayakan berjalan dengan sarana seadanya. Pihak sekolah khawatir, jika rutinitas latihan ditiadakan secara mendadak, para siswa akan mengalami gangguan emosional atau tantrum.
"Latihan tetap diadakan. Kalau ditiadakan, anak-anak berkebutuhan khusus ini bisa tantrum. Kami menjaga kondisi mereka agar tetap stabil," jelas Andre.
Peristiwa ini menambah daftar panjang aksi kriminalitas di wilayah Pondok Pucung. Hanya berselang dua pekan sebelumnya, SDN Pondok Pucung 03 yang lokasinya berdekatan juga menjadi sasaran pembobolan.
Pada kejadian sebelumnya, pelaku menggasak televisi, speaker, hingga uang tunai dengan cara mencongkel jendela kelas. Kesamaan pola dan kedekatan lokasi memicu kekhawatiran warga akan keamanan fasilitas pendidikan di kawasan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari kepolisian setempat terkait tindak lanjut pengejaran pelaku pencurian di Yayasan Bina Griya Karya.