Kamis, 08 Oktober 2026
--°C --
-- · --
News

BPBD Kabupaten Tangerang Catat 469 Kejadian Darurat Selama September 2026, Kebakaran Mendominasi

RF
Tim Redaksi
07/10/2026, 10:15 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi tangerangraya.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
BPBD Kabupaten Tangerang Catat 469 Kejadian Darurat Selama September 2026, Kebakaran Mendominasi

Petugas damkar dari BPBD Kabupaten Tangerang saat tengah memadamkan kobaran api di PT Respati Kemasindah yang berlokasi di Jalan Raya Otonom Cikupa No. 188, RT 002/RW 002, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa. (Rikhi Ferdian)

TANGERANG, FIN.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 469 kejadian kedaruratan di wilayah tersebut sepanjang periode September 2026, dengan peristiwa kebakaran yang masih mendominasi.

Data dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops-CC) BPBD Kabupaten Tangerang menunjukkan bahwa musibah kebakaran menjadi kasus tertinggi dengan total 219 kejadian. Selain kebakaran, tingginya dampak musim kemarau juga terlihat dari melonjaknya permintaan distribusi air bersih kepada masyarakat yang mencapai 191 kejadian.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menyampaikan bahwa tingginya angka peristiwa kebakaran dan krisis air bersih tersebut berjalan seiring dengan kondisi musim kemarau yang tengah melanda. Menyikapi situasi ini, pihak BPBD memastikan kesiapan penuh dari para personel di lapangan.

"Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan siaga 24 jam penuh untuk melayani dan merespons laporan dari masyarakat," ujar Achmad Taufik dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/10/2026).

Selain menangani kebakaran dan menyalurkan air bersih, petugas BPBD juga melakukan berbagai operasi penyelamatan non-kebakaran.

Berdasarkan data infografis resmi, tercatat ada 18 kasus penanganan sarang tawon, 17 evakuasi ular, 9 evakuasi kunci, serta masing-masing 4 kasus untuk evakuasi biawak dan binatang peliharaan. Petugas juga menangani 3 kasus pemotongan cincin, serta masing-masing 1 kasus untuk pohon tumbang, evakuasi benda berharga, evakuasi hewan lain, dan penanganan orang tenggelam.

Terkait tingginya angka kelalaian, Achmad Taufik mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama kebakaran yang dipicu oleh korsleting listrik dan aktivitas pembakaran sampah secara sembarangan.

"Masyarakat yang menghadapi atau melihat situasi darurat diimbau segera melapor melalui layanan Call Center 112 (bebas pulsa), nomor telepon kantor 021-5984343, atau melalui WhatsApp Center di nomor 0812-1229-4343," tandasnya.

Bagikan Artikel
Rikhi Ferdian
Rikhi Ferdian
Penulis
FIN Biro Tangerang Raya